Senin, 05 Oktober 2026 WIB

Sandiaga soal Pemuda Ancam Penggal Jokowi: Harus Jalur Hukum

Harijal - Senin, 13 Mei 2019 07:46 WIB
Sandiaga soal Pemuda Ancam Penggal Jokowi: Harus Jalur Hukum
(CNN Indonesia/Andry Novelino).
Cawapres 02 Sandiaga Uno.

JAKARTA - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno merespons kasus pengancaman penggal kepala terhadap Presiden Joko Widodo yang diduga dilakukan salah satu pendukungnya. Menurut Sandi siapapun pelakunya, hal tersebut sudah semestinya diproses secara hukum.

"Saya tidak terlalu mengerti konteksnya. Tapi tentunya harus dalam jalur hukum, semua harus dalam koridor hukum," kata Sandiaga di bilangan Jakarta Selatan, Minggu (12/5).

Diketahui sebelumnya sebuah video viral di media sosial yang merekam seorang pemuda mengancam akan memenggal kepala Jokowi. Ancaman pemuda yang diduga pendukung Prabowo-Sandi itu terekam saat unjuk rasa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat (10/5).

Baca Juga:

Sandiaga mengatakan selama Ramadhan sudah sepatutnya semua pihak tidak berlaku demikian.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mengimbau kepada semua relawannya untuk selalu berbuat baik selama Ramadhan dengan selalu menjaga perkataan dan perbuatan.

Baca Juga:

"Dalam bulan suci kita harus menyampaikan yang sejuk-sejuk, pastikan bahwa dalam bulan suci katakan yang baik-baik. Kami mendorong Pemilu dikawal sesuai dengan koridor jujur adil bermartabat," ucap Sandiaga.

Sebagai informasi pemuda yang diketahui berinisial HS tersebut sudah diamankan kepolisian. HS ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Bogor, Jawa Barat Minggu (12/5) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyampaikan HS merupakan warga Jakarta kelahiran Maret 1994.

HS bakal dijerat dengan Pasal 104 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE.

Adapun petikan ancaman yang diungkapkan HS "Dari Poso nih, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah." Rekaman video ancaman itu kemudian viral di media sosial.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
PSPS Curi Tiga Poin dari Semen Padang FC
Ditreskrimsus Polda Riau Selidiki Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk Diduga Bermasalah Temuan Personil Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai
Resmi Jadi Kapolda Riau, Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Kemkomdigi Minta Operator Seluler Optimalkan Perlindungan Sisa Kuota
Kelangkaan Solar Subsidi di Riau Berkepanjangan, LAMR Dorong Dibentuknya Tim Terpadu
komentar
beritaTerbaru