RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Hendry Munief, mendorong agar Rancangan
Parlemen
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono buka-bukaan perihal kegagalannya menjadi salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.
Pernyataan itu disampaikan AHY dalam sebuah perbincangan bertajuk "Menguak Sosok AHY (Agus Yudhoyono Exclusive)" di akun YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah, Selasa (19/11/2019).
"Kalau kecewa, ada rasa kecewa. Jujur. Kan kita gak boleh bohong ini kan? Manusia boleh gak kecewa? Haruslah kecewa. Maksudnya terhadap sesuatu yang tidak diharapkan, terjadi tidak sesuai dengan yang dia harapkan," ujarnya.
Baca Juga:
"Kecewa itu manusiawi. Sedih manusiawi. Marah manusiawi. Tapi yang paling penting bagaimana setelah itu kita bisa menghadapi itu dengan baik begitu. Jadi kalau ada kekecewaan, iya," lanjut AHY.
Menurut dia, kekecewaan itu bukan berasal darinya semata, melainkan juga dari Partai Demokrat dan elemen masyarakat lain yang berharap AHY masuk ke dalam kabinet. Bagi AHY, hal itu merupakan sesuatu yang wajar.
Baca Juga:
"Dan saya tidak menganggap itu sesuatu yang buruk. Saya menghormati penuh hak prerogatif presiden. Presiden berarti telah menentukan pilihan pembantu-pembantunya yang terbaik menurut beliau lima tahun ke depan," katanya.
"Kita doakan sukses. Kita dukung kalau memang itu untuk rakyat. Kita kritisi kalau ada yang tidak berpihak pada rakyat. Kalau ada yang tidak baik untuk masa depan bangsa kita. Tapi kalau untuk masalah menteri, di luar pemerintahan, bagi saya sesuatu yang biasa. Kalau saya ingin jabatan saya tidak keluar dari TNI. Kalau pangkat mau saya kejar gitu, saya tidak keluar dari TNI," lanjut AHY.
Lebih lanjut, AHY juga meminta agar pengalamannya ini menjadi pelajaran bagi masyarakat. Utamanya apabila belum bisa mendapatkan sesuatu yang diharapkan atau dicita-citakan.
"Let it go kemudian bangun lagi rasa percaya diri. Inget loh kita ini bisa berperan di mana saja. Kita berarti gagal selamanya kalau gara-gara gak punya jabatan setop di situ. Pangkat dan jabatan itu sementara. emang menteri itu selamanya? Bisa aja besok gak jadi menteri lagi," ujar AHY.
"Jadi yang penting peran kita apa yang paling penting. Makanya saya tetap keliling ke berbagai daerah bro, saya tetap datang ke kampus-kampus, saya tetap menyapa masyarakat, berkegiatan sosial. Karena bagi saya it's matter of time. Kita itu kalau saatnya mendapatkan tugas itu ya kita harus siap, diri kita harus siap. Kita hanya bisa menyiapkan diri," lanjutnya.
(cnbcindonesia.com)
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Hendry Munief, mendorong agar Rancangan
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bers
Pemerintahan
Wakapolda Riau Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengabdian para anggota dewasa Gerakan Pramuka di Provinsi Riau mendapat penghormatan pada peringatan Hari Pra
Pendidikan
Dispusip Siak Usulkan &039Syair Raja Siak&039 Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
Pemerintahan
Berperan Sukseskan Tim Ekspedisi Merah Putih, Kapolsek Teluk Meranti dan Masyarakat Dapat Piagam Penghargaan pada Momen HUT RI
Pemerintahan
Satreskrim Polres Pelalawan Ungkap Kasus Galian C Ilegal di Kerumutan
Hukrim
HUT RI ke81, Ditbinmas dan Bid Humas Polda Riau Bersama Jurnalis Satukan Semangat Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PELALAWAN Pihak kepolisian didesak untuk mengusut tuntas peristiwa kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Riau II, H. Mafirion, meminta PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)
Parlemen