Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Riau II, H. Mafirion, meminta PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)
Parlemen
DO'A
Kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu
Baca Juga:
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Baca Juga:
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
13 November 1943
Chairil Anwar merupakan nama yang tidak asing lagi bagi seorang sastrawan atau orang-orang pecinta literasi puisi, ia merupakan salah seorang maestro sastrawan angkatan 45 dan juga sudah lumrah dan terkenal diberbagai kalangan karena puisi-puisi digunakan dalam buku bahasa Indonesia mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah untuk materi tentang sastra terutama puisi.
Tidak hanya itu, puisi-puisi karya Chairil Anwar banyak disukai karena karyanya memiliki arti yang mendalam yang kebanyakan orang awam akan merasa sedikit kesulitan untuk memahaminya.
Ia juga merupakan seorang sastrawan kenamaan Angkatan '45 tapi namanya tetap dikenang hingga masa sekarang. Chairil Anwar telah banyak menciptakan puisi, salah satuh puisi yang berjudul "aku" yang pastinya sudah banyak tahu puisi Chairil Anwar tersebut.
Sebuah buku berjudul Deru campur debu (1950) merupakan bukti bahwa Chairil Anwar orang yang menyukai sastra puisi. Dalam buku tersebut memuat puisi-puisi karya Chairil Anwar.
Puisi Chairil Anwar tidak semuanya membahas tentang percintaan seperti puisi kebanyakan, isi puisinya banyak menyiratkan sebuah perjuangan layaknya tahun 1945 yang merupakan tahun negara Indonesia merdeka.
Dalam salah satu puisinya yang berjudul Doa, tentunya dari judulnya kita telah mengetahui bahwa puisi yang ditulis oleh sang maestro adalah puisi dengan genre religi. Terdapat pesan keagamaan yang tersurat maupun tersurat yang disampaikan oleh Chairil Anwar dalam puisinya tersebut.
Kehidupan banyak menyimpan sebuah misteri yang harus kita hadapi, jika sewaktu-waktu datang menghampiri. Saat hidup berjalan seperti yang kita inginkan, banyak yang gelap mata dan malah melupakan Tuhan. Hingga Tuhan memberikan kita sebuah peringatan supaya kita lebih mendekatkan diri kepadanya, karena sesungguhnya Allah SWT itu pencemburu, ia cemburu melihat hambanya lebih memprioritasnya dunia atau makhluknya yang lain ketimbang Tuhannya.
Seperti puisi yang berjudul Doa, yang menyiratkan bahwa seorang Hamba yang telah jauh dari Tuhannya untuk memohon ampun atas segala khilaf yang telah diperbuat. Dalam puisi tersebut memberikan kita gambaran sebuah penyesalan seorang hamba yang ingin memohon ampun kepada Tuhannya.
Pada puisi yang berjudul Doa yang ditulis oleh sastrawan kenamaan tahun 45, Chairil Anwar menuliskan puisi tersebut memberikan pesan atau makna bahwa seorang hamba yang telah jauh dari tuhannya karena sebuah dosa sehingga seorang hamba itu memohon ampun kepada Tuhan-Nya.
Puisi ini seakan-akan memberikan pesan bahwa sejauh apapun kita pergi dan sebanyak apapun dosa yang telah diperbuat oleh seorang hamba, maka hamba tersebut akan datang kepada Tuhan-Nya dan memohon ampun serta meminta pertolongan pertolongan.
Pesan tersurat yang disampaikan oleh Chairil Anwar dalam puisi tersebut adalah menyebutkan bahwa tidak ada satu pertolonganpun yang bisa menolong kita kecuali karena kehendak Allah, karena kemanapun kita pergi, apapun yang kita lakukan, dan bagaimanapun keadaan kita.
Pada saat ajal datang kita akan datang menghadap sang Kuasa. Dalam menghadapi masalah yang pelik seorang hamba akan banyak mendekatkan dirinya kepada sang pencipta.
Puisi yang begitu singkat tapi penuh dengan makna yang mendalam untuk kehidupan dalam beragama tentang hubungan Tuhan dengan hamba-Nya. Dalam puisi tersebut seorang hamba yang merasa hilang arah dan hidupnya tidak tenang karena jauh dari sang kuasa.
Pesan yang disampaikan Chairil Anwar dalam puisi yang diberi judul "Do'a" memberikan pembaca sebuah pesan pentingnya untuk memprioritaskan Tuhan di atas segalanya.***
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Riau II, H. Mafirion, meminta PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Hayfalah Boarding School berlangsung
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan B
Pemerintahan
kabarmelayu.com, BENGKALIS Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar malam resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pemanfaatan lahan desa oleh Sambu Group di Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mulai dipertany
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tak ada lapangan upacara, panggung atau barisan panjang pada peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI bagi personel M
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, sukses melaksanakan tugas mengibarkan San
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KAMPAR Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, sukses melaksanaka
Pendidikan
Momentum Kemerdekaan, Bupati Afni Jaga Kerukunan, Kebersamaan dan Gotong Royong
Pemerintahan