Selasa, 18 Agustus 2026 WIB

Hujan dan Aku

Harijal - Kamis, 01 Oktober 2020 11:09 WIB
Hujan dan Aku
Foto Ilustrasi

 

 

Puisi "Hujan dan Aku" karya Devi Rovina di bawah ini meraih piagam penghargaan 20 besar puisi terbaik dalam event puisi hujan yang diselenggarakan oleh Komunitas Puisi Indonesia dari tanggal 7 September hingga 20 September 2020.

Baca Juga:

Simak! bait puisinya berikut ini;

 

Baca Juga:

Hujan Dan Aku
Oleh : Devi Rovina

Pernahkah Kau berlari mengejar hujan? 
Aku pernah! 
Ketika terdengar deru airnya mengucur di kejauhan
Berpacu bersama sebaya ke sana
Gelak tawa tak hiraukan mereka
Yang memandang dengan berkerut rupa
Pernahkan Kau bermain bersama hujan? 
Aku pernah! 
Ketika derasnya menimpa seng rumah
Bergegas keluar merindui basahnya
Senang riang tak pedulikan siapa
Yang memandang dengan gelengan kepala
Pun ada yang tersenyum menyetujuinya
Pernahkah Kau berteduh menunggu hujan? 
Aku pernah! 
Ketika tetesnya tak kuperkenankan menyentuhku
Berhenti sejenak menghindari basahnya
Resah gelisah tak redakan hati
Yang degupnya semakin gemuruh
Pun gerutu ikut meneriakkan
Telat sudah menyatukan rinduku di sana
Pernahkah Kau berseri memandang hujan? 
Aku pernah! 
Ketika butirannya menitik ke daunan
Bergulir jatuh membasuhi tanah
Syahdu rindu menikmatinya
Yang mengembalikan ingatanku padamu
Pun menerawangkan sepenggal sejarah kita
Tiada duanya romansa itu
Dan telah kuabadikan bersama hujan dan aku. 

Di Bilikku,  08092020

SHARE:
beritaTerkait
Diduga Tak Aktif Sejak 2021, HGU Sambu Grup di Pulau Burung Dipertanyakan
HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Manggala Agni Riau Kibarkan Sang Merah Putih di Tengah Asap Karhutla
Paskibra Siak Hulu Sukses Kibarkan Sang Merah Putih pada Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81
Paskibra UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sukses Kibarkan Sang Merah Putih pada Peringatan HUT RI ke-81
Momentum Kemerdekaan, Bupati Afni: Jaga Kerukunan, Kebersamaan dan Gotong Royong
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Ikuti Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Stadion Tuanku Tambusai
komentar
beritaTerbaru