Tabrak Rombongan Pelajar, Satu Tewas, Ketua PP Siak Tersangka
kabarmelayu.com,SIAK Polisi menetapkan DK, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Siak sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang m
Hukrim
PEKANBARU - Provinsi Riau telah ditetapkan menjadi kiblat dalam hal pelestarian tari Zapin se-Asia Tenggara sejak 2017 lalu. Hal ini berangkat dari kekayaan variasi Zapin yang dimiliki oleh "Bumi Lancang Kuning".
Sedikitnya, Riau memiliki 7 varian Zapin berdasarkan karakteristik daerah, mulai dari Zapin Bengkalis, Zapin Pelalawan, Zapin Indragiri Hilir, Zapin Meranti, Zapin Rokan Hilir dan Zapin Dumai.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen mengatakan, penunjukan Riau sebagai daerah pusat pelestarian Zapin berangkat dari kesepakatan para pelaku seni dalam sebuah konvensi kebudayaan beberapa tahun lalu.
Baca Juga:
"Karena memang Riau ini diakui sebagai daerah yang memiliki varian Zapin paling banyak dibandingkan provinsi lain. Bahkan, negara-negara rumpun Melayu seperti Malaysia dan Singapura hanya memiliki 1 varian Zapin," kata Yose, Minggu (21/6/2020) di Pekanbaru.
Bahkan, kata Yose, dari 7 varian Zapin yang ada di Provinsi Riau, tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Baca Juga:
"Yang sudah ditetapkan sebagai WBTB melalui sidang penetapan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Zapin Api (Pulau Rupat), Zapin Meskom (Bengkalis) dan Zapin Siak," ungkapnya.
Lebih lanjut di Katakan Yose, secara umum perbedaan Zapin di masing-masing daerah ini dapat diidentifikasi dari beberapa hal.
"Kita bisa melihat perbedaan dari karakteristiknya, misalnya Zapin Api, dalam pertunjukkannya ada permainan api, kemudian kita bisa melihat dari langkahnya, walaupun sama-sama langkah Alif, tapi satu sama lain memiliki perbedaan," terang Yose.
Lebih lanjut Yose menerangkan, untuk mengidentifikasi tari Zapin di satu daerah, ada tiga syarat utama yang harus diketahui, "Yang pertama ada Kerjaan Islam di daerah tersebut, kemudian ada debus, serta ada maestro," terangnya.
"Kita juga bisa melihat dari Notasi Laban, ini seperti notasi pada lagu, kalau dalam Zapin namanya Notasi Laban," kata Yose lagi.
Hingga saat ini, ungkap Yose, pihaknya terus melakukan kajian dalam rangka upaya pelestarian Zapin di wilayah setempat.
Dia mengakui, Riau dengan kekayaan khasanah budaya yang dimiliki, tak menutup kemungkinan meninggalkan jejak sejarah masa lalu untuk diungkap.
"Contohnya di Pekanbaru, dulu ada Persebaian, Zapin perpaduan antara Siak dan Kerajaan Lingga. Kemudian di Indragiri Hulu juga ada, tapi saat ini kita tidak bisa lagi menemukan maestronya. Karena itu kita terus berupaya melakukan kajian supaya Zapin ini dapat kita lestarikan," demikian Yose. (MCR)
kabarmelayu.com,SIAK Polisi menetapkan DK, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Siak sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang m
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus berupaya memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan B
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Kartika Sari, Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai,
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Polsek Kampar Kiri berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di Dusun Sungai Air Hitam, Desa Sungai Lipa
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bermain di kandang Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kedelapan, Sabtu (31/10/2026) sore, PSPS berhasil mencuri satu
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengurus Kota Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Pekanbaru mengambil langkah strategis untuk memperkuat pembinaa
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Bambang Prayetno, S.H., kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai untuk kedua kalin
TNI/Polri
kabarmelayu.com,DUMAI Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir melaksanakan kegiatan kunjung
Iptek
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabar duka menyelimuti Provinsi Riau. Bupati Siak dua periode, Arwin bin Ahmad Saruji (Arwin AS) kembali menghad
Pemerintahan
Laba Hijau dari Ubi dan Limbah
Article