Polresta Pekanbaru Didesak Naikkan Kasus Dugaan Mafia Solar ke Penyidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Advokasi dan Pengawalan Hukum (Tapak) Riau mendesak Polresta Pekanbaru melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (
Hukrim
Infrastruktur penyeberangan layang yang ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi fisik pada tahun 2027 mendatang ini bakal membentang tepat di persimpangan padat Jalan HR Soebrantas – Jalan Garuda Sakti. Proyek strategis ini dirancang khusus untuk mengurai simpul kemacetan parah yang selama ini menjadi keluhan utama para pengguna jalan di kawasan barat Kota Bertuah.
Pembangunan flyover Simpang Garuda Sakti Panam ini akan melengkapi empat jembatan layang yang telah berdiri di Pekanbaru sebelumnya. Keempatnya meliputi flyover Jalan Sudirman-Tuanku Tambusai, flyover Jalan Sudirman-Imam Munandar, flyover Jalan Soekarno Hatta-Tuanku Tambusai, serta flyover Jalan Soekarno Hatta-HR Soebrantas.
Baca Juga:
"Flyover ini difungsikan agar arus lalu lintas lebih lancar sekaligus mengurai titik kemacetan kendaraan," ujar Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara, saat memaparkan materi ekspos di Pekanbaru, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan desain digital yang ditampilkan, rancangan fisik flyover yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh APBN Pemerintah Pusat ini berbentuk lurus memanjang di atas Jalan HR Soebrantas mengarah ke perbatasan Pekanbaru-Kampar. Jalur ini merupakan urat nadi transportasi lintas daerah yang memiliki volume kendaraan sangat tinggi.
Baca Juga:
Secara teknis, proyek infrastruktur ini memiliki panjang penanganan sekitar 644 meter dengan lebar kawasan mencapai 40 meter sesuai Surat Penetapan Lokasi (Penlok) dari Pemerintah Provinsi Riau. Dimensi ini telah disesuaikan secara cermat dengan kebutuhan kapasitas lalu lintas saat ini serta arah pengembangan kawasan perkotaan di masa depan.
Tidak hanya berfokus pada fungsi utilitas transportasi, BPJN Riau juga merancang flyover Simpang Panam dengan estetika arsitektur yang kental akan corak kebudayaan lokal. Struktur jembatan layang ini akan dihiasi ornamen-ornamen khas Melayu guna memperkuat identitas kebudayaan daerah.
"Flyover ini nantinya bisa menjadi ikon strategis di Riau. Kami berharap pihak kebudayaan dapat memberikan masukan terkait ornamen Melayu yang akan dibuat di flyover ini," ungkap Yohanis.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menjadikan infrastruktur transportasi tersebut sebagai simbol kebanggaan baru bagi masyarakat Riau.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Advokasi dan Pengawalan Hukum (Tapak) Riau mendesak Polresta Pekanbaru melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Subayang bertindak sebagai pembina upacara pada apel pagi, Senin (7/9/2026
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan laha
Kesehatan
kabarmelayu.com,MERANTI Polisi berhasil menggagalkan pengiriman 10 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural ke Malaysia melalu
Hukrim
kabarmelayu.com,SEMARANG Anggota DPR RI Hendry Munief MBA mendorong penguatan industri pengolahan kopi nasional agar Indonesia tidak han
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 32 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia siap bertarung di meja biliar dalam National Open Billiar
Sport
kabarmelayu.com,KUANSING Penguasaan kebun sawit di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi oleh Kelompok Ta
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Penutupan delapan bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang. Menteri P
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manus
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polda Riau saat ini telah menetapkan 44 orang sebagai tersangka kasus kebakraan hutan dan lahan (Karhutla) dari
Hukrim