Sabtu, 30 Mei 2026 WIB

Film ‘Dendam Cinta’ Sutradara Parlindungan Goes to Campus

Harijal - Rabu, 16 November 2016 20:15 WIB
Film ‘Dendam Cinta’ Sutradara Parlindungan Goes to Campus
rla/parlindungan
Sanggar Lisendra Dua Terbilang Pekanbaru akan lakukan pemutaran film berjudul ‘Dendam Cinta’ di Auditorium Fakultas Hukum UIR. Film besutan Sutradara Parlindungan itu akan diputar secara terbuka pada 19 November 2016 mendatang.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sanggar Lisendra Dua Terbilang Pekanbaru akan lakukan pemutaran film berjudul ‘Dendam Cinta’ di Auditorium Fakultas Hukum UIR. Film besutan Sutradara Parlindungan itu akan diputar secara terbuka pada 19 November 2016 mendatang.

Konon, film yang diproduksi pada Juli 2015 lalu itu merupakan karya putra daerah Riau yang memiliki format durasi panjang hampir dua jam. Ketika diwawancarai, Parlindungan mengatakan, film Dendam Cita dilaunching bersamaan dengan pencanangan ‘Bangga 100 Persen Film Lokal’ oleh Media Action Entertainment dan Sanggar Lisendra Dua Terbilang.

"Film ini sebenarnya merupakan karya produksi tahun 2015 lalu. Film ini bercerita tentang kisah percintaan dengan mengangkat unsur kearifan lokal berupa cerita Lancang Kuning," katanya pada Selasa (15/11/2016).

Baca Juga:

Parlindungan menjelaskan, film ini tak hanya akan diputar di sejumlah kampus Riau, tapi juga akan diputar di sejumlah kampus lain di Sumatera Barat dan negeri jiran Malaysia.

"Rencananya, setelah pemutaran di kampus UIR, kita akan lakukan pemutaran juga di ISI Padang Panjang dan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM)," paparnya.

Baca Juga:

Terpisah, pemeran utama wanita film ‘Dendam Cinta’ Rahma Yenny mengatakan, film tersebut mengambil gambar di Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis. Desa Sepahat yang berlokasi di pinggir laut tersebut merupakan gambaran menarik tentang komunitas masyarakat melayu yang hidup di wilayah pesisir.

Rahma Yenny menyebutkan, sejak film tersebut dirilis dan diputar di beberapa tempat, kawasan laut Desa Sepahat berhasil diangkat menjadi destinasi wisata baru di Riau.

"Alhamdulillah, sejak beberapa kali pemutaran seperti di Idrus Tintin dan sejumlah tempat lainnya, minat berwisata ke Desa Sepahat semakin bagus daripada sebelumnya," jelasnya.

Terkait pencanangan Bangga 100 Persen Film Lokal, Rahma Yenny menjelaskan, kondisi film Indonesia saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. "Paling tidak, film Indonesia tidak lagi identik dengan film horor. Tapi sudah punya tema yang lebih banyak dan beragam," ucap Rahma.

Penasaran dengan film tersebut, silahkan datang beramai-ramai ke Auditorium FH UIR pada 19 November nanti, dan simak keunggulan pantai Desa Sepahat yang digambar dalam film berjudul ‘Dendam Cinta’ karya sutradara Parlindungan.(rec)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
Polsek Kandis Kawal Pemakaman Jenazah Mr. X
Program Ketahanan Pangan, Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Tumpang Sari
H. Haris Bantah Tuduhan Penjarahan Sawit, Kuasa Hukum: Lahan 110B Sudah Diserahkan Satgas PKH ke PT ASI
Paguyuban UPT SDN 024 Tarai Bangun Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI
Gagal Salip Truk Tangki, Pemotor di Soekarno Hatta Tewas Terlindas
komentar
beritaTerbaru