Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
Panglima TNI Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
TNI/Polri
JAKARTA - Akademisi yang juga Direktur Global Sevilla School Jakarta Robertus Budi Setiono menilai, saat ini Indonesia mengalami krisis lagu yang diperuntukkan khusus untuk anak.
"Berbeda dengan satu dekade lalu, saat ini nyaris tidak ada lagu-lagu baru yang diciptakan dan diperuntukkan khusus untuk dunia anak," ujar Budi di Jakarta, Selasa (14/2/17) kemarin.
Dia mengaku prihatin dengan kondisi anak-anak di era kini yang banyak dicekoki dengan lagu-lagu orang dewasa. Hal itu akan berdampak pada psikologi anak tersebut ketika dewasa, yang memiliki tingkah kekanak-kanakan.
Baca Juga:
Kelangkaan lagu anak-anak merupakan bagian dari rendahnya minat dunia bisnis permusikan untuk mengembangkan lagu anak. Musik seperti halnya industri bisnis, jika tidak menguntungkan maka tidak akan dijalankan.
Budi mengajak seluruh pemerhati dunia pendidikan untuk mengembalikan lagu anak ke dunia pendidikan, serta jangan dimasukkan ke jalur bisnis. Melalui lagu, bisa mendidik serta otak kanan anak sejak dini. "Daya imajinasinya masih murni, otak kanan harus dikembangkan sejak dini," kata Budi sembari menyebutkan sekolahnya mengadakan konser yang diperuntukkan untuk menghormati pencipta lagu anak Ibu Soed.
Baca Juga:
Cucu Ibu Soed, Carmanita, yang juga hadir dalam acara tersebut menyebutkan bahwa karya lagu anak ciptaan Ibu Soed sudah mencapai lebih dari 340 lagu. Tak hanya menciptakan lagu anak, Ibu Soed juga menciptakan lagu kemerdekaan. "Ibu Soed, kalau menciptakan lagu maka ia akan membayangkan menjadi anak kecil itu ketika menciptakan lagu," kata Carmanita.
Film anak
Pemerhati perempuan dan anak, Deisti Novanto, mengatakan bahwa Indonesia tak hanya kekurangan lagu, tetapi juga kekurangan film-film anak. Deisti juga mengimbau segenap pemangku kepenting perfilman di Indonesia dapat memberikan perhatian dalam proses kreatifnya untuk memproduksi lebih banyak film edukatif bagi anak Indonesia.
"Perlu ada kesepakatan antara pemerintah sebagai pembuat regulasi, para sineas dan masyarakat dalam mengembangkan industri perfilman di Indonesia," kata Deisti.
Koordinator Bidang Pendidikan IIPG Lita Azis Syamsuddin menjelaskan, pihaknya diharapkan bisa melakukan edukasi kepada masyarakat khususnya kepada segmen perempuan dan anak. Untuk itu, pihaknya mengadakan acara menonton bersama film Iqra: Berpetualang Meraih Mimpi, bersama 1.000 anak yatim.
"Melalui film yang religius dan edukatif diharapkan dapat memicu semangat anak Indonesia dalam mewujudkan cita-cita mereka," ujar Lita.(ROL/rec)
Panglima TNI Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SIAK Kepolisian Sektor (Polsek) Kandis melaksanakan proses penyerahan dan pemakaman jenazah tanpa identitas (Mr X) yang
Hukrim
Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia mewujudkan ketahanan pangan nasional, Polsek Kandis melaks
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Nama H. Haris yang disebut dalam laporan dugaan penjarahan buah sawit di lahan negara berstatus 110B yang dikelola
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah 6 tahun menimba ilmu di bangku UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda m
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) saat ini tengah memperjuangkan kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi (MK) mela
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Untuk memastikan kegiatan gotong royong berjalan optimal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah pusat melalui Kementerian Dikdasmen menyetujui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Kota Pekanbaru.
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhu
Pemerintahan