Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
PEKANBARU - Kamis (4/2) pada siang tadi, Rumah Yatim Cabang Riau menyalurkan bantuan bahan pokok untuk keluarga Syahira Wirman (13) di kediamannya, Jalan H. M. Nur, RT.05/RW.05, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru, Riau.
Syahira sendiri tinggal bersama ibu dan kedua adiknya, Humaira dan Quratu Aini, setelah sepeninggalan ayah mereka 10 bulan lalu karena penyakit lambung kronis yang di derita. Syahira sendiri kini berada di kelas 2 SMP, sedangkan adiknya Humaira Wirman (8) berada di kelas 2 SD, dan Quratu Aini (3) yang belum mulai bersekolah. Heleni (40), Ibunda Syahira, bekerja sebagai penjual makanan ringan dengan penghasilan yang sangat terbatas.
Selain berprestasi dalam bidang akademik, Syahira juga berprestasi di bidang keagamaan. Ini dibuktikan dengan ia yang selalu mendapat peringkat 1 dan 2 selama 6 tahun di jenjang sekolah dasar, ketika kelulusan pun Syahira mendapat skor tertinggi di antara semua siswa di sekolahnya.
Baca Juga:
"Syahira juga sempat ikut ajang Lomba cerdas Cermat di acara Maulid Nabi di Sebuah Masjid dan berhasil mendapatkan gelar juara 2, dia juga berhasil mendapatkan gelar juara 3 dalam lomba khotam di acara yang sama", terang Rizky, salah seorang relawan Rumah Yatim yang ikut bersilaturahmi ke kediaman keluarga Syahira.
Setelah kepergian sang ayah, Syahira yang sebelumnya sangat dengan almarhum, merasakan kehilangan yang begitu besar, hal ini membuat ia hampir putus asa dan seolah tak memiliki arti lagi untuk hidup. Namun, semasa hidupnya, mendiang ayah Syahira selalu memberikan semangat, maka Syahira pun menjadikan semangat yang selalu ayahnya berikan dulu sebagai motivasi untuk menggapai cita-citanya menjadi seorang Arsitek.
Baca Juga:
"Hingga sekarang saya masih belum sepenuhnya menerima kepergian sang ayah yang sangat tiba-tiba", tutur Syahira sambil menahan tangis yang hendak keluar ketika mendiang ayahnya dibahas.
Selain Syahira, kedua adiknya pun kerap kali menanyakan pertanyaan polos mereka tentang keberadaan sang ayah kepada Heleni. Meski pedih, Heleni selalu berusaha menguatkan ketiga anaknya atas kenyataan pahit yang menimpa mereka. Ia harus selalu tegar, sebisa mungkin menutupi kesedihan yang juga ia rasakan, berjuang seorang diri menjadi tulang punggung keluarga, untuk menghidupi ketiga anaknya.
Ditengah himpitan ekonomi, Heleni tetap berusaha mencari penghidupan dengan mengolah ubi untuk dijual sebagai makanan ringan ke warung-warung sekitar, dari usaha yang dilakukan Heleni, ia mendapatkan penghasilan sekitar Rp.100.000,- hingga Rp.120.000,- per minggunya. Uang ini harus ia gunakan untuk membayar kontrakan yang mereka tinggali juga untuk memenuhi kebutuhan ia dan ketiga anaknya.
Atas kondisi Heleni dan keluarga, tim relawan Rumah Yatim Cabang Riau menyampaikan bantuan berupa bahan-bahan pokok untuk digunakan Heleni dan keluarga. Sebelumnya, Rumah Yatim pun telah bersilaturahmi dan memberikan bantuan pendidikan berupa program beasiswa dhuafa kepada Syahira dan kedua adiknya pada 11 Agustus 2020 lalu. Diharapkan bantuan lanjutan yang disalurkan tim relawan dapat memberikan keringanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecil mereka.
#PejuangKebaikan bantuan kemanusiaan yang disalurkan Rumah Yatim kepada Syahira dan keluarga pada hari Kamis ini bisa terlaksana karena sisihan donasi dari pada donatur, mari bantu saudara kita lainnya agar dapat mendapatkan penghidupan yang lebih layak dengan donasi ke Rumah Yatim di Jalan Durian No.13, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
atau lewat transfer di no rekening :
BCA 220 139 8888
Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman
www.rumah-yatim.org
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
kabarmelayu.com.PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah
Pendidikan
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan