Lapas Pasir Pangaraian dan APH Bersinergi, Tahanan Kabur Kembali Secara Persuasif
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil mengamankan
Hukrim
Dalam penyampaiannya, Karmila Sari siap berkolaborasi dengan segenap masyarakat Riau yang ada di perantauan dalam wadah PMRI.
"Mari bersatu padu dengan potensi dan jaringan yang kita masing-masing untuk pemajuan pembangunan provinsi Riau," ucap Anggota Komisi X DPR ini.
Baca Juga:
Hadir dalam acara itu antara lain Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono, Gubernur Riau Abdul Wahid, Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana, dan para tokoh lainnya.
Ketua Umum PMRI Rusli Effendi mengaku berbangga karena masyarakat Riau dapat berkumpul pada momentum kali ini. Rusli Effendi mengaku, PMRI dibentuk untuk memberikan kontribusi bagi Bangsa dan negara.
Baca Juga:
"Saya berbangga dan berbahagia, masyarakat Riau seluruh Indonesia berkumpul bahkan ada yang dari luar negeri juga. Kami siap memberikan kontribusi yang baik bagi Bangsa dan negara. Kami juga akan membantu Pak Gubernur mempromosikan Riau dan tentu akan berkolaborasi bersama untuk kemajuan Riau," ujar Rusli.
Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid turut mengapresiasi organisasi PMRI yang menjadi pemersatu masyarakat Riau. Dia berharap PMRI dapat membantu pemerintah menyebarkan budaya dan toleransi Riau yang baik serta bisa berkolaborasi bersama pemerintah untuk membangun Riau.
"Ini sangat membantu kami pemerintah Provinsi Riau, mendata, dan mengomunikasikan. Kami berharap masyarakat Riau yang berada di luar Riau ini akan menjadi duta di berbagai daerah untuk menyebarkan budaya, toleransi dan menjadi duta ekonomi. InsyaAllah kami akan terus berkomunikasi baik dengan PMRI ke depan," tutur Abdul Wahid.
Gubernur juga menanggapi soal rencana usulan Riau yang akan dijadikan daerah istimewa. Dia pun meminta PMRI untuk bersama-sama memberikan dukungan.
Riau, kata gubernur memiliki banyak keistimewaan. Menurutnya, status daerah istimewa ini perlu didukung bersama, termasuk dukungan dari PMRI.
PMRI sendiri telah berdiri sejak 2023 dengan tagline "Raga di Rantau, Jiwa di Riau". Jumlah perantau Riau yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia mencapai 2 juta lebih.
Dengan berdirinya PMRI, diharapkan dapat membangun kebersamaan dan persatuanserta memajukan kesejahteraan, meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Riau di perantauan umumnya di Provinsi Riau dalam rangka mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkemajuan, adil, dan makmur.(rilis/Jon)
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil mengamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Imunisasi Kejar dengan target 3.425 anak yang
Kesehatan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan