Kamis, 11 Juni 2026 WIB

Rutan Pekanbaru Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, WBP Dilibatkan

Redaksi - Kamis, 03 Juli 2025 13:51 WIB
Rutan Pekanbaru Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, WBP Dilibatkan
Penanaman tanaman buah dan sayuran oleh Rutan Pekanbaru dengan melibatkan WBP.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Rutan Kelas I Pekanbaru turut mendukung program ketahanan pangan yang digagas pemerintah. Uniknya, program ketahanan pangan ini melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Plh Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Nimrot Sihotang, menyulap lahan tidur, lahan kosong yang selama ini tak dimanfaatkan untuk ditanami tanaman buah dan sayuran.

Upaya ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan konsumsi internal, tapi juga jadi sarana pelatihan yang produktif bagi WBP. Sehingga WBP memiliki keterampilan saat nanti menghirup udara bebas.

Bahkan sebagai wujud dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan, Rutan Pekanbaru juga menggelar kegiatan penanaman pohon. Penanaman dihadiri langsung Direktur Kesehatan dan Perawatan Rehabilitasi Dirjenpas Adhayani Lubis.

Baca Juga:

"Diharapkan melalui sinergi dan perhatian dari pusat maupun daerah, program ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan di Rutan Pekanbaru dapat menjadi contoh inspiratif. Khususnya UPT Pemasyarakatan lain dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan humanis, produktif, dan berkelanjutan," kata Adhayani Lubis di lokasi, Rabu (2/7/2026).

Selain penanaman, Adhayani juga berdialog dengan sejumlah WBP di blok hunian. Ada pula mengunjungi dapur sehat Rutan Kelas I Pekanbaru untuk memastikan kebersihan di tempat tersebut.

Baca Juga:

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan Riau Maizar yang hadir langsung memberikan dukungan penuh pengembangan program pembinaan ini. Program ini diharapkan bisa menjadi hal yang positif bagi Rutan Pekanbaru berikut warga binaan pemasyarakatan.

"Selain memberi manfaat praktis, program ini juga jadi media refleksi dan rehabilitasi bagi warga binaan. Mereka diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan nilai kerja keras," kata Maizar.

Diakui Maizar, dengan aktif melibatkan WBP dihataokan tercipta perubahan pola pikir dan perilaku yang positif. Sehingga saat kembali ke masyarakat mereka tidak hanya memiliki keterampilan tetapi juga semangat baru untuk hidup lebih baik.

"Ini juga selaras dengan arahan Ditjenpas dalam membangun sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pemberdayaan, dan keberlanjutan," katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kalapas dan Jajaran  Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan
Idul Adha 1447 H, Besok Lapas Bagansiapiapi Sembelih 6 Hewan Kurban
PPWI Fasilitasi Keluarga Jenguk Jekson Sihombing di Lapas Nusakambangan
Listrik Padam Total, Lapas Bagansiapiapi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Prima
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Jekson Sihombing Dipindah ke Nusakambangan Saat Proses Banding, Maizar: Sesuai Prosedur
komentar
beritaTerbaru