Riau 69 Tahun: Kaya Sumber Daya, Miskin Tata Kelola?
Kalau hendak mencari muara,Jangan lupakan hulu sungainya.Kalau hendak membangun Riau tercinta,Benahi dahulu tata kelolanyaOleh Edi BasriH
Opini
Polsek Pasir Penyu memulai langkah baru dalam mendukung program nasional ketahanan pangan. Dengan menggandeng Kelompok Tani Karya Makmur, mereka melaksanakan penanaman perdana jagung pipil di atas lahan seluas 3.000 meter persegi. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif "Satu Desa Dua Hektare", sebuah program ambisius berbasis komunitas yang diinisiasi Polsek Pasir Penyu.
Tak hanya menghadirkan bibit jagung, kegiatan ini juga menghadirkan nilai: sinergi antara aparat keamanan, petani, dan masyarakat. Di bawah arahan Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Jufri, SH, seluruh jajaran turun ke ladang. Mulai dari Kanit Binmas AKP Syafril, SH, Kanit Lantas IPTU Victor S.P., Bhayangkari, hingga Ketua Kelompok Tani Acun Basuni semua membaur dalam semangat yang sama.
Baca Juga:
"Saat ini baru 3.000 meter persegi yang ditanami, tapi target kita adalah dua hektare. Bukan hanya di Air Molek, tapi juga di kecamatan lain seperti Sungai Lala," kata KOMPOL Jufri saat menyerahkan 5 kg bibit jagung varietas Bisi-2 secara simbolis.
Lubang demi lubang ditanami dengan pola 60x60 cm. Dalam keheningan yang diselingi tawa kecil dan semangat kerja sama, tangan-tangan itu seakan sedang menanam lebih dari sekadar jagung. Mereka sedang menanam harapan.
Baca Juga:
Kapolsek dan Ketua Kelompok Tani memberikan testimoni usai menanam. Bagi mereka, kegiatan ini bukan hanya seremoni. Ini adalah wujud nyata dari kerja bersama: aparat keamanan menjaga bukan hanya stabilitas, tapi juga perut rakyat.
"Program ini bukan milik polisi semata. Ini milik masyarakat. Kami hanya membantu membuka jalan," ungkap Kompol Jufri.
Ia berharap semangat ini menular ke desa-desa lain. Ia percaya, kolaborasi yang kuat dapat menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dari ladang yang sederhana di Kampung Sunda, ia ingin menggerakkan seluruh kecamatan untuk ikut menanam, ikut menjaga, dan ikut menuai masa depan.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Karya Makmur, Acun Basuni, mengaku terharu. "Kami merasa diperhatikan. Ini bentuk nyata kepedulian dari Polsek. Kami jadi semakin semangat menggarap lahan," ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan kebersamaan yang hangat. Tak ada sekat antara petani dan polisi. Foto bersama, makan siang sederhana di ladang, dan tawa menjadi penanda bahwa hari itu bukan sekadar menanam, tapi membangun ikatan sosial yang tulus.
Dan di atas tanah Kampung Sunda, biji-biji jagung itu pun mulai bersiap tumbuh seperti harapan-harapan yang diam-diam ikut disemai di dalamnya.(Yudi)
Kalau hendak mencari muara,Jangan lupakan hulu sungainya.Kalau hendak membangun Riau tercinta,Benahi dahulu tata kelolanyaOleh Edi BasriH
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Apel Peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau Tahun 2026 y
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan penghargaan kepada kabupaten kota dalam rangkaian kegiatan peringa
Pemerintahan
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Hadir di Panipahan, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Sosial
Dari Perkebunan Petani Jambai Makmur, Polsek Kandis Kembangkan Swasembada Pangan Nasional
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sungai Guntung Hilir, Inhu, Riau, masih dalam penanganan tim Manggala Ag
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU H. Amran Tambi resmi menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Ri
Opini
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pria yang awalnya akan diamankan berkaitan dengan tindak pidana kehutanan, ternyata menyimpan puluhan butir
Hukrim
Jalan Sepanjang 5 Kilometer yang Membelah HSM Rimbang Baling Diduga Didanai Residivis Perambahan Hutan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengembangan hilirisasi industri kelapa sawit harus dibarengi penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir. Hiliri
Ekbis