Dugaan Pemerasan Kontraktor, Kejari Siak Tahan Tiga Tersangka, Uang Rp421 Juta Disita
kabarmelayu.com,SIAK Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menetapkan dan menahan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi
Hukrim
Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengatakan angka tersebut menurun dibandingkan hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 (LF SP2020) yang sebesar 2,28, sekaligus melanjutkan tren penurunan sejak 2010 yang saat itu masih berada di angka 2,82.
"TFR Provinsi Riau hasil SUPAS 2025 tercatat sebesar 2,21. Ini menunjukkan tren penurunan fertilitas masih berlanjut dan Riau semakin mendekati tingkat penggantian penduduk atau replacement level," ujar Asep Riyadi, Rabu.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, meskipun tren penurunan terus terjadi, lajunya kini cenderung lebih landai dibandingkan periode sebelumnya.
Selain itu, BPS juga mencatat adanya perbedaan tingkat fertilitas antar wilayah. Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan TFR terendah sebesar 2,04, sementara Kabupaten Bengkalis mencatat angka tertinggi yakni 2,53.
Baca Juga:
"Perbedaan ini mencerminkan variasi karakteristik sosial, budaya, ekonomi, serta akses terhadap layanan kesehatan reproduksi di masing-masing daerah," jelasnya.
Dari sisi umur, pola kelahiran juga mengalami perubahan. Data Age Specific Fertility Rate (ASFR) menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok usia muda, terutama 15–19 tahun, dari 43,90 kelahiran per 1.000 perempuan pada 2010 menjadi 11,08 pada 2025.
"Penurunan fertilitas pada usia muda cukup signifikan. Namun puncak fertilitas masih berada pada kelompok umur 25–29 tahun, meskipun angkanya juga mengalami penurunan," kata Asep.
Di sisi lain, terdapat pergeseran pola fertilitas dengan meningkatnya angka kelahiran pada kelompok usia 30–44 tahun, yang mengindikasikan kecenderungan menunda kelahiran.
Sementara itu, Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate/CBR) Riau pada 2025 tercatat sebesar 17,42 kelahiran per 1.000 penduduk, turun 1,29 poin dibandingkan 2020.
Untuk penggunaan kontrasepsi, Angka Prevalensi Kontrasepsi (CPR) mencapai 57,46 persen, yang menunjukkan lebih dari separuh perempuan usia subur atau pasangannya telah menggunakan metode kontrasepsi.
Di sisi mortalitas, BPS mencatat Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR) sebesar 4,58, atau sekitar 4 hingga 5 kematian per 1.000 penduduk.
Sementara itu, Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate/IMR) tercatat sebesar 13,28 per 1.000 kelahiran hidup, turun signifikan dibandingkan tahun 2010 yang mencapai 22,94.
"Penurunan IMR ini menunjukkan adanya perbaikan derajat kesehatan masyarakat, meskipun masih terdapat disparitas antarwilayah," ungkap Asep.
Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat memiliki IMR tertinggi sebesar 18,68, sedangkan terendah berada di Kota Pekanbaru dengan angka 10,00.
Menurut Asep, data ini menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan kependudukan dan kesehatan di Riau ke depan.
"Data fertilitas dan mortalitas ini menjadi pijakan penting dalam menyusun kebijakan, terutama terkait pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas kesehatan. masyarakat," tutupnya.
kabarmelayu.com,SIAK Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menetapkan dan menahan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi
Hukrim
Tim Supervisi Tinjau Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba Polresta Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menjenguk Muhammad Lutfi, mahasiswa yang terluka saat aksi unjuk rasa di
Hukrim
Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, menegaskan komitmen untuk pemerataan akses pendidikan bagi seluruh ana
Pendidikan
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Pantau Berkala Perkembangan Tanaman Jagung di Kampung SamSam
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman yang diwakili oleh Asisten II Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto secara resmi me
Pemerintahan
Kemacetan Panjang di KM 75 Lintas Timur Pelalawan Berhasil Diurai, Satlantas Lakukan Penindakan Tegas
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Program Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Usai melaksanakan sinkronisasi program dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (DisperindagkopU
Parlemen
Kukerta FK Unri di Kelurahan Purnama Menanamkan Kesadaran Pentingnya Pertolongan Pertama Sejak Dini
Pendidikan