UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Pemilihan Ketua OSIS Periode 2026-2027
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Int
TNI/Polri
JAKARTA - Gabungan astronom mengungkapkan bahwa umur alam semesta saat ini adalah 13,77 miliar tahun. Pengamatan dilakukan di Gurun Atacama Chili, Amerika Selatan menggunakan Teleskop Kosmologi Atacama dari National Science Foundation (ACT).
Setelah itu mereka mengarahkan teleskop ke luar angkasa untuk mengukur konstanta atau nilai tetap Hubble (HO).
Pengukuran dilakukan untuk menggambarkan seberapa cepat alam semesta mengembang pada jarak yang berbeda dan menghasilkan angka-angka yang berbeda tergantung pada metode yang mereka gunakan.
Baca Juga:
Hasilnya, para astronom menghasilkan angka satu HO lalu mereka melakukan metode lain untuk mengukur cahaya tertua di ruang angkasa menggunakan gelombang mikro kosmik (CMB) dan menghasilkan HO lainnya.
Metode pengukuran cahaya yang dilakukan para astronom itu menggunakan satelit Planck, seperti dikutip Live Science.
Baca Juga:
Kendati demikian, pada 2019 silam, ada sebuah tim peneliti yang juga ikut mengukur pergerakan galaksi untuk menghitung umur alam semesta yang ternyata lebih muda.
Meskipun hasil penelitian umur alam semesta agak sedikit berbeda, astrofisikawan dari Center of Computational Astrophysics, Simone Aiola mengatakan usia alam semesta dapat mengungkapkan seberapa cepat kosmos berkembang.
Dilansir Earth Sky, pengukuran menggunakan Teleskop Kosmologi Atacama menunjukkan konstanta Hubble sebesar 67,6 kilometer mega per detik.
Hasil penemuan ini pun persis sama dengan perkiraan para peneliti dan astronom sebelumnya yaitu 67,4 kilometer mega per detik.
"Kami menemukan tingkat ekspansi yang tepat pada perkiraan oleh tim satelit Planck. Ini memberikan kami kepercayaan diri dalam pengukuran alam semesta," kata peneliti Steve Choi dari Universitas Cornell AS.
ACT sendiri mengukur fluktuasi latar belakang gelombang mikro kosmik. Para astronom juga dapat melihat lebih dekat polarisasi cahaya.
"Kami akan terus mengamati setengah langit dari Chili dengan teleskop kami," kata Wakil Direktur ACT dan Profesor Astronomi dan Astrofisika Reese W. Flower, Mark Devlin, Universitas Pennsylvania.
(CNNIndonesia.com)
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Int
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru menghadapi ujian penting dalam upaya mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Pegadaian Ch
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mengungkap peredaran narkotika jaringan internasional di Pekanbaru. Seoran
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Aroma konflik merebak dari rencana pengajuan Hak Guna Usaha (HGU) oleh PT Oscar Investama, perusahaan perkebunan kel
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap seorang residivis kasus narkotika berinisial I (40) serta menyit
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Diskes) provinsi Riau mencatat total sudah ada 35.910 masyarakat Riau terpapar Infeksi Salura
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menghancurkan sebuah gubuk yang diduga menjadi lokasi tran
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatera kembali meningkat dalam satu hari terakhir. Angka yang sa
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi mendorong pemerintah daerah dan ins
Parlemen