Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Wah, Mahasiswa Ciptakan Helm dengan Aromaterapi dan Refleksi

Harijal - Rabu, 19 April 2017 19:19 WIB
Wah, Mahasiswa Ciptakan Helm dengan Aromaterapi dan Refleksi
foto istimewa

BOGOR - Pengendara sepeda motor seringkali mengabaikan penggunaan helm. Hal ini didasari oleh pengendara yang menganggap minimnya fungsi helm, bahkan penggunaan helm dirasa menghambat kenyamanan saat tengah berkendara.

Ketidaknyamanan pengendara ini dapat disebabkan oleh perasaan gerah, pengap, sumpek, panas, dan bau asap kendaraan yang dialami saat menggunakan helm. Tidak jarang kondisi seperti ini membuat pengendara ngantuk yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Walaupun peraturan perundang-undangan telah mengatur konsekuensi bagi pengendara motor yang tidak menggunakan helm, namun nyatanya ini tidak juga memberikan dampak jera bagi pengendara sepeda motor.

Baca Juga:

Keresahan masyarakat terhadap ketidaknyamanan pengendara untuk menggunakan helm pun menjadi dasar inovasi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menciptakan helm Hercoolest yaitu helm refleksi dengan sirkulasi pendingin aromaterapi antikantuk.

Inovasi ini ditemukan oleh Riyan Agma Ramadhan, Arif Suryadi, Muhammad Suryanto, dan Nisa Nur Hafidza, mahasiswa Diploma IPB. Inovasi ini pun diikutsertakan dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)-KC.

Baca Juga:

Pada Hercoolest ini terdapat beberapa kelebihan yang luar biasa dibandingkan helm pada umumnya. Seperti adanya sirkulasi udara dan penyaring udara pada muka helm, sehingga udara panas yang bisanya dirasakan para pengendara pengguna helm tidak terjadi lagi karena udara akan selalu masuk dan terus berganti.

Bukan hanya itu, pada helm ini juga terdapat bagian sebagai tempat aroma terapi yang diletakkan searah dengan lubang sirkulasi udara, sehingga pengguna dapat merasakan udara segar saat berkendara. Pengguna helm juga dapat memilih aroma terapi sesuai dengan apa yang diinginkan.

"Belum lagi ditambah adanya refleksi pada bagian atas helm dengan tujuan jika ada gerakan-gerakan sederhana pada titik refleksi yang ditempatkan di tempat yang strategis akan membuat pengendara sepeda motor tetap tenang dan rileks saat berkendara," kata Riyan, Rabu (19/4/2017).

Pada pembuatan Hercoolest ini Riyan dan teman-temannya menggunakan bahan yang aman dan tidak membahayakan pengendara sepeda motor baik anak kecil maupun anak dewasa. Bahan penyaring udara yang dibuat juga berasal dari plastik yang elastis, namun memiliki fungsi yang sangat baik dalam menyaring udara.

"Nantinya udara yang masuk dapat terkontrol dan stabil sehingga tidak akan mengganggu konsentrasi dalam berkendara, tapi justru akan meningkatkan konsentrasi pengendara motor," jelasnya.

Selain itu, bahan lain yang digunakan adalah cloth diaper yang digunakan untuk membuat pelapis pada bagian dalam helm yang dapat menghasilkan kesejukan bagi kepala pengendara sehingga kepala akan selalu sehat dan rambut tetap segar.

"Semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang mayoritasnya menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi dengan melihat banyaknya kecelakaan lalu lintas yang terjadi," ungkapnya.

 

(sus/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Ditresnarkoba Polda Riau Razia Kampung Rawan Narkoba di Pekanbaru
526 Rumah dan Fasum di Kuansing Terdampak Banjir
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Meriah, Riau Bhayangkara Run 2026 Akan Diikuti Sepuluh Ribu Pelari
KMP Jayapura diresmikan, Wabup Siak: Lebih Rendah dari Harga Pasar
3.514 Sapi Kurban di Pekanbaru Dipastikan Bebas PMK
komentar
beritaTerbaru