UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Pemilihan Ketua OSIS Periode 2026-2027
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Int
TNI/Polri
JAKARTA - Mungkin sebagian dari Anda pernah bertanya-tanya seberapa besar alam semesta? Meski tak diketahui persis seberapa besar, para ilmuwan bisa memperkirakan besarnya alam semesta itu.
Pada 2013, misi luar angkasa European Space Agency’s Planck merilis peta yang paling akurat dan terperinci yang pernah ada tentang cahaya tertua di dunia. Peta tersebut mengungkapkan bahwa alam semesta berusia 13,8 miliar tahun.
Planck bisa menghitung umur alam semesta dengan mempelajari background gelombang mikrokosmik. "Background cahaya gelombang mikrokosmik merupakan musafir jauh sejak dulu. Kalau itu tiba, ia menceritakan tentang keseluruhan sejarah alam semesta kita," kata Charles Lawrence, ilmuwan proyek AS untuk misi di NASA’s Jet Propulsion Laboratory in Pasadena.
Para ilmuwan bisa melihat wilayah luar angkasa yang berjarak 13,8 miliar tahun cahaya karena hubungan antara jarak dan kecepatan cahaya.
Baca Juga:
Para astronom di Bumi bisa mengubah teleskop mereka untuk mengintip jarak 13,8 miliar tahun cahaya di segala arah, yang menempatkan Bumi di dalam lingkungan yang bisa diamati dengan radius 13,8 miliar tahun cahaya.
Meskipun bidang tampak hampir 28 miliar tahun cahaya dengan diameter itu jauh lebih besar, ilmuwan tahu bahwa alam semesta berkembang. Dengan begitu, ketika para ilmuwan mungkin melihat sebuah tempat yang terletak 13,8 miliar tahun cahaya dari Bumi pada saat Big Bang, alam semesta terus berkembang selama masa hidupnya.
Baca Juga:
Jika inflasi terjadi pada tingkat yang konstan melalui kehidupan alam semesta, saat ini jauhnya 46 miliar tahun cahaya di titik yang sama, membuat diameter alam semesta yang dapat diamati menjadi sekira 92 miliar tahun cahaya.
Memusatkan bola di lokasi bumi di luar angkasa mungkin tampak menempatkan umat manusia di pusat alam semesta. Namun, seperti kapal yang sama di lautan, tidak bisa mengatakan di mana manusia berada dalam rentang alam semesta yang besar.
Alam Semesta Bahkan Lebih Besar?
Ilmuwan mengukur alam semesta dengan berbagai cara yang berbeda. Mereka dapat mengukur gelombang dari alam semesta awal, yang dikenal sebagai baryonic acoustic oscillations, yang mengisi background gelombang mikrokosmik.
Selain itu, para ilmuwan juga bisa menggunakan lilin standar seperti supernova tipe 1A untuk mengukur jarak. Namun, metode pengukuran jarak yang berbeda ini bisa memberikan jawaban.
Saat perkiraan 92 miliar tahun cahaya berasal dari gagasan tingkat inflasi yang konstan, banyak ilmuwan berpikir bahwa tingkat tersebut melambat. Jika alam semesta berkembang pada kecepatan cahaya selama inflasi, seharusnya 10 ^ 23, atau 100 miliaran.
Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Mihran Vardanyan di University of Oxford melakukan analisis statistik atas semua hasilnya. Dengan menggunakan model rata-rata Bayesian, yang berfokus pada seberapa besar kemungkinan model benar mengingat data, dibanding menanyakan seberapa baik kesesuaian model. Mereka menemukan bahwa alam semesta setidaknya 250 kali lebih besar dari alam semesta yang dapat diamati, atau setidaknya berjarak 7 triliun tahun cahaya.
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Int
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru menghadapi ujian penting dalam upaya mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Pegadaian Ch
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mengungkap peredaran narkotika jaringan internasional di Pekanbaru. Seoran
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Aroma konflik merebak dari rencana pengajuan Hak Guna Usaha (HGU) oleh PT Oscar Investama, perusahaan perkebunan kel
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap seorang residivis kasus narkotika berinisial I (40) serta menyit
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Diskes) provinsi Riau mencatat total sudah ada 35.910 masyarakat Riau terpapar Infeksi Salura
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menghancurkan sebuah gubuk yang diduga menjadi lokasi tran
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatera kembali meningkat dalam satu hari terakhir. Angka yang sa
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi mendorong pemerintah daerah dan ins
Parlemen