Jumat, 23 Oktober 2026 WIB

Misi ‘Mars 2117’ Rencanakan Pemukiman Manusia Pertama di Mars

Harijal - Selasa, 13 Februari 2018 22:09 WIB
Misi ‘Mars 2117’ Rencanakan Pemukiman Manusia Pertama di Mars
Ilustrasi (Foto: Reuters)

DESAIN akhir dari Hope Probe, misi antar planet pertama di Arab diresmikan pada hari Minggu di World Government Summit di Dubai. Mars 2117 direncanakan untuk menciptakan pemukiman pertama di Mars.

Mohammad Bin Rashid Space Centre (MBRSC) merilis rencana “KhalifaSat” dan UAE telah menyelesaikan satu satelit. Dilansir dari Gulf News, Arab memiliki sejarah lama dengan studi luar angkasa dan astronomi.

Hal tersebut dapat memperkuat masa depan melalui berbagai upaya eksplorasi luar angkasa dan akan memberikan inspirasi untuk generasi Emirate.

Baca Juga:

Misi Hope Mars bertujuan untuk memberikan sebuah studi yang menyeluruh tentang atmosfer Mars pada skala waktu harian dan musiman. Hal ini digunakan untuk mengidentifikasi faktor utama pelepasan hidrogen dan oksigen yang menghalangi air.

Probe tersebut berukuran 3 meter dengan panel surya 600KW dan akan segera memulai perjalanan 55 miliar kilometer ke Mars. Fitur utama lainnya dari Probe mencakup spektrometer dan gambar yang akan menangkap informasi penting mengenai atmosfer dan iklim Mars.

Baca Juga:

Omran Sharaf, Manajer dari proyek Emirates Mars Mission mengatakan bahwa program Mars 2117 dan Hope Mars Probe merupakan proyek yang penting. Karena semakin meningkatkan kehadiran UEA di antara komunitas antariksa internasional.

Misi Emirates Mars akan memberikan gambaran global mengenai atmosfer Mars dan mewakili misi negara dalam pengembangan sains dan teknologi. Proyek ini akan berlangsung selama beberapa dekade dan akan mempercepat manusia untuk mengeksplorasi planet lain.

Mars 2117 adalah bagian dari misi MSBRC untuk melatih, memberdayakan dan membangkitkan mereka yang tinggal di UEA dalam ilmu penelitian terutama astronomi dan eksplorasi luar angkasa. Mars 2117 merupakan proyek jangka panjang yang akan membantu mengembangkan universitas dan pusat penelitian.

Proyek ini akan memungkinkan UEA yang berperan sebagai pelopor mengembangkan sistem kehidupan di planet lain melalui penelitian dan menguji gaya hidup di Mars. Selain itu, memberikan solusi terbaik untuk membangun pemukiman manusia pertama di Mars.

Pemegang kekuasaan MBRSC, Mariam Al Shamsi, Head of Science di MBRSC mengatakan bahwa sektor luar angkasa adalah bagian yang strategis dalam mengubah UEA dari ekonomi berbasis sumber daya menjadi berbasis pengetahuan.


(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Pemilihan Ketua OSIS Periode 2026-2027
Bertandang ke Kandang Persikad, PSPS Incar Enam Kemenangan Beruntun
Polda Riau Sita 2,1 Kilogram Sabu serta 284 Catridge Diduga Etomidate di Pekanbaru, Satu Tersangka Diamankan
Aroma Konflik Pengajuan HGU di Balik Kemitraan PT Oscar Investama, Hak Warga Terancam
Residivis Kasus Narkoba Diciduk Polisi di Panger, 2,14 Gram Sabu Disita
Ciptakan Lingkungan Belajar Sehat, BNN Dumai Resmikan Kemitraan P4GN di SMP Negeri 2
komentar
beritaTerbaru