Senin, 26 Oktober 2026 WIB

Pantai Koneng di Dumai Memiliki Hamparan Pasir Nan Indah, Keren untuk Selfi dan Pre Wedding

Harijal - Sabtu, 21 Januari 2017 16:00 WIB
Pantai Koneng di Dumai Memiliki Hamparan Pasir Nan Indah, Keren untuk Selfi dan Pre Wedding
goriau.com
Pantai Koneng di Jalan Masjid Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, sebagai tempat rekreasi baru.

DUMAI - Pantai Koneng yang Terletak di Jalan Masjid Teluk Makmur, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, menjadi salah satu tempat pilihan masyarakat untuk santai sore hari atau menghabiskan waktu liburan Hari Sabtu dan Minggu.

Untuk mencapai pantai yang dibuat dari tanah timbun ini hanya membutuhkan waktu 20 menit dari pusat Kota Dumai. Akses jalan menuju lokasi pun sudah mulus, namun tidak ada angkutan umum yang bisa mencapainya.

Masyarakat yang hendak pergi ke tempat ini, harus menggunakan kendaraan pribadi, seperti sepeda motor dan mobil. Bahkan untuk bus ukuran sedang, tempat yang berlokasi dekat Jalan Lintas Dumai-Pakning ini bisa diakses dengan mudah. Pantai ini tidak jauh dari Puskesmas Kecamatan Medang Kampai.

Baca Juga:

Untuk tiket masuknya, pengunjung dikenakan uang jasa sebesar Rp20.000 untuk mobil dan bus, sedangkan sepeda motor sebesar Rp5.000. Pantai Koneng biasanya ramai pada waktu tertentu, seperti sore hari dan Hari Sabtu sampai Minggu, serta hari libur.

Pengelola sekaligus pemilik tempat ini, Pak Koneng menceritakan kepada wartawan, Sabtu (21/1/2017), tempat yang mulai dibangunnya sejak 2007 sampai 2013 ini telah menghabiskan biaya investasi sekitar Rp4 miliar. Awalnya tempat ini merupakan pelabuhan bongkar muat sawit. Karena bisnis tersebut tidak lagi menjanjikan, ia menyulapnya menjadi tempat rekreasi.

Baca Juga:

"Tempat ini biasanya menjadi tempat selfi dan bermain anak-anak, serta pre wedding. Memang kita tidak menganjurkan anak-anak atau dewasa berenang jauh. Saat berenang pun harus saat air surut. Karena tempat ini masih memiliki banyak keterbatasan dan sedang dikembangkan," katanya.

Tiket masuk yang dipatoknya tersebut, digunakan membayar pekerja untuk membersihkan sampah yang terbawa air laut dan sisa pengunjung. Pihaknya pun masih melakukan beberapa pengembangan, seperti tempat untuk mandi dan tempat untuk santai.

"Memang lokasinya belum maksimal, tapi kita sedang membangun tempat untuk ganti pakaian dan tempat duduk untuk santai. Kita juga berharap, tempat ini akan menjadi salah satu objek wisata yang menjanjikan di Dumai. Apalagi dengan adanya pasir pantai," jelasnya.


(goriau.com)

SHARE:
beritaTerkait
10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur
Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
komentar
beritaTerbaru