LAMR Gelar Pelepasan Komjen Herry Heryawan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menggelar Majelis Melepas Kepindahan dan Syukuran atas purna tugas mantan Kepala
Budaya
Wakil Ketua MPR-RI, Eddy Soeparno menyoroti dominasi batubara sebagai sumber energi pembangkit listrik yang mencapai 61%. "Bauran energi baru mencapai 14%, jauh dari target 23% pada tahun 2025, yang akhirnya direvisi menjadi 19%," ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia kini menghadapi krisis iklim yang nyata.
Eddy mengaitkan isu ini dengan Pasal 28H ayat 1 UUD 1945 yang menjamin hak warga negara atas udara bersih dan sehat. "Kualitas udara harus menjadi perhatian, termasuk saat beraktivitas pagi" lanjutnya.
Baca Juga:
Eddy menambahkan bahwa emisi karbon terbesar berasal dari sektor transportasi, terutama kendaraan bermotor berbahan bakar RON 90. Ia mengkritisi pemberian subsidi energi yang masih dinikmati oleh masyarakat menengah ke atas, sehingga kurang tepat sasaran.

Baca Juga:
Mantan Rektor Universitas Paramadina, Anies R. Baswedan yang menyempatkan diri hadir dalam seminar memberikan pandangan bahwa yang menjadi persoalan utama saat ini adalah krisis iklim, bukan lagi perubahan iklim.
"Hal ini sangat terasa di Jakarta. Sederhananya, kita harus mengurangi penggunaan sumber daya dan mengelola limbah dengan baik untuk menjaga lingkungan hidup," katanya.
Sementara, dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Paramadina, Ica Wulansari mengungkapkan bahwa perubahan iklim membawa risiko tinggi dengan daya dukung lingkungan yang semakin terbatas. Ia menyoroti peran struktur ekonomi-politik dalam mendorong industrialisasi tanpa memperhatikan keberlanjutan.
"Teknologi menghasilkan limbah dan pencemaran, sementara gaya hidup urban yang boros energi memperparah situasi," jelasnya.
Dampak perubahan iklim sangat dirasakan dalam sektor pertanian, seperti berkurangnya produksi akibat cuaca tidak menentu dan kekeringan ekstrim. "Diversifikasi menjadi kunci adaptasi untuk memastikan ketahanan pangan," tambahnya.
Aan Rukmana, Direktur Kemahasiswaan Universitas Paramadina menyoroti perubahan hubungan manusia dengan alam.
"Krisis iklim sebenarnya sudah lama terjadi. Sayangnya, kecerdasan kolektif yang ada di pedesaan sering kali hilang ketika masyarakat bermigrasi ke perkotaan," ungkapnya.
Ia menegaskan perlunya menghidupkan kembali nilai-nilai kolektif dalam menghadapi tantangan krisis iklim.(rief)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menggelar Majelis Melepas Kepindahan dan Syukuran atas purna tugas mantan Kepala
Budaya
kabarmelayu.com,INHIL Perkara dugaan penggelapan uang Rp500 juta yang menyeret oknum inisial DK, perlu diusut secara menyeluruh. Selain me
Peristiwa
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan jemput bo
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti
Pemerintahan
Perdana, 41 Perangkat Daerah Tampilkan Wajah Pelayanan di Pawai HUT ke27 Siak
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru bersiap menjalani laga krusial pekan kelima Liga 2 Championship 2026/2027. PSPS alan menjamu PSMS
Sport
kabarmelayu.com,BENGKALIS Tiga remaja dilaporkan terseret ombak pantai Senekip Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Bengkalis saat sedan
Peristiwa
kabarmelayu.com,SULSEL Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA, mendorong penguatan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (
Ekbis
Cegah Peredaran Narkoba, Polresta Pekanbaru Tingkatkan Patroli di Kampung Dalam
Hukrim
Pamit dari Riau, Komjen Herry Heryawan Titip Pesan Lestarikan Gajah dan Alam
Pemerintahan