Hotspot Riau Melonjak Lagi Pagi ini 234 Titik
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah tiga waktu berturutturut mengalami kenaikan, hari ini, Jumat (4/9/2026) jumlah hotspot (titik panas) di
Lingkungan
Dalam kegiatan tersebut, KKN Kelompok 17 menghadirkan berbagai materi edukasi yang terangkum dalam sejumlah program kerja, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, literasi, hingga pengembangan diri dan wawasan kebangsaan.
Adapun program edukasi yang diberikan meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Tanaman Obat Keluarga (TOGA), edukasi gizi, politik bagi Generasi Z, optimalisasi gerak tubuh, pertolongan pertama, personal branding, kesehatan reproduksi, bullying, peminatan siswa, penanganan limbah, literasi Al-Qur'an, literasi keuangan syariah, digitalisasi Melayu, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Baca Juga:
Melalui program PHBS, mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan kehidupan yang sehat. Sementara itu, edukasi TOGA memperkenalkan berbagai tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Pada bidang kesehatan, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai gizi, optimalisasi gerak tubuh, pertolongan pertama, serta kesehatan reproduksi. Materi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, aktif bergerak, serta memahami cara memberikan pertolongan awal dalam situasi tertentu.
Baca Juga:
Tidak hanya berfokus pada kesehatan, KKN Kelompok 17 juga memberikan edukasi terkait bullying dan personal branding. Siswa diajak memahami dampak negatif perundungan serta pentingnya membangun karakter dan citra diri yang positif. Personal branding diperkenalkan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan siswa agar mampu mengenali potensi diri dan menampilkan kemampuan secara positif.
Di bidang pendidikan dan masa depan siswa, program peminatan siswa memberikan ruang bagi peserta untuk lebih mengenali potensi, minat, bakat, serta pilihan pendidikan dan karier yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Sementara itu, melalui program Politik Gen Z, mahasiswa mengajak para siswa untuk mengenal politik secara lebih kritis dan bijak. Generasi Z didorong untuk menjadi generasi yang memiliki pengetahuan mengenai kehidupan demokrasi, mampu menyaring informasi politik, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Dalam bidang literasi, KKN Kelompok 17 menghadirkan Literasi Qur'an dan Literasi Keuangan Syariah. Literasi Qur'an diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an, sedangkan literasi keuangan syariah memberikan wawasan dasar mengenai pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip syariah serta pentingnya membangun kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah.
Keunikan lainnya ditampilkan melalui program Literasi Digitalisasi Melayu. Mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana untuk mengenal dan melestarikan budaya Melayu. Program ini diharapkan dapat membuat generasi muda lebih dekat dengan budaya lokal sekaligus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.
Pada aspek lingkungan, mahasiswa melaksanakan edukasi penanganan limbah dan peduli lingkungan. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengurangi, memilah, dan mengelola limbah dengan baik serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Kegiatan edukasi ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Antusiasme terlihat dari keterlibatan siswa selama penyampaian materi dan interaksi yang berlangsung dalam kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab berharap seluruh materi yang diberikan tidak hanya menjadi pengetahuan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan edukasi di SMA Negeri 3 Tapung Hulu ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mahasiswa KKN Kelompok 17 untuk menghadirkan program yang berdaya dan berdampak, dengan menyentuh berbagai aspek kehidupan generasi muda, mulai dari kesehatan, pendidikan, karakter, literasi, budaya, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat turut mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berkarakter, kritis, berwawasan, peduli lingkungan, serta mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.(*)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah tiga waktu berturutturut mengalami kenaikan, hari ini, Jumat (4/9/2026) jumlah hotspot (titik panas) di
Lingkungan
kabarmelayu.comKAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota menggelar tablig akbar dalam rangla petingatan Maulid Nab
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga dua kali li
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi tidak menyurutkan langkah POBSI dan KONI Kota Pekanbaru untuk m
Sport
Mengangkat Cita Rasa Senama Nenek KKN Kelompok 17 Perkenalkan Ayam Salai sebagai Kuliner Khas Desa Senama nenek
Article
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Edukasi MultiProgram di SMA Negeri 3 Tapung Hulu
Article
kabarmelayu.com,INHIL Siapa sebenarnya yang mengelola lahan aset Desa Junjangan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih misteri. Meski K
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di wilayah Provinsi Riau kembali meningkat pagi ini, Kamis (3/9/2026). Dari hari se
Lingkungan
kabarmelayu.com,DUMAI Warga Kota Dumai, Provinsi Riau, dikejutkan suara dentuman yang terdengar dari arah kawasan Kilang Pertamina Dumai p
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Luiz Henrique Santana Motta mengisi satu slot pemain asing terakhir untuk skuad PSPS Pekanbaru. Manajemen resmi
Sport