Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Riau Segera Wujudkan Pembangunan Kerja Nyata Indonesia 71 Tahun

Harijal - Rabu, 17 Agustus 2016 23:01 WIB
Riau Segera Wujudkan Pembangunan Kerja Nyata Indonesia 71 Tahun
humas riau
Foto Bersama: Gubernur Riau Bersama Muspida Riau usai upacara peringatan HUT RI Ke 71 Tahun di Halaman Kantor Gubernur Riau.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Pemprov Riau segera mewujudkan pembangunan kerja nyata Indonesia 71 tahun dengan menyatukan persepsi, berpadu, bekerja bahu membahu sehingga menjadi kekuatan dalam membangun negeri Indonesia terutama dalam membangun negeri dengan mengedepankan kearifan lokal tanah melayu.

Pernyataan ini disampaikan Gubri Arsyadjuliadi Rachman dalam pidatonya pada HUT RI ke 71 tahun 2016. Ditambahkannya, melalui semangat kemerdekaan ini maka sudah sepantasnya semua elemen menjalankan tugas kemasyarakatan maupun pemerintahan dengan sepenuh hati.

Gubri juga mengajak semua lapisan untuk mengisi kemerdekaan dengan belajar, dan bekerja dengan giat sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Hal ini sesuai dengan tema Hari Ulang Tahun RI ke 71 yakni 'Indonesia Kerja Nyata'.

Baca Juga:

"Menurutnya, tema ini jadi pemicu bagi kita semua untuk membangun Indonesia dan provinsi Riau ke arah yang lebih baik, serta menjadikan negeri ini duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan bangsa lain," tambahnya.

Sementara itu, sambung Gubri, sebagai aparatur sipil negara tidak boleh berdiam diri, ASN harus hadir dan ada saat rakyat memerlukan, cepat dan responsif terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Untuk itu, fungsi dan peoduktivitas kelembagan pemerintah daerah perlu dioptimalkan, satu diantaranya melalui pemanfaatan informasi tekhnologi.

Baca Juga:

Dihari jadi Riau ke 59 tahun 2016 lalu, pemprov Riau telah melounching sistem informasi dan layanan publik berbasis elektronik e-goverment. Program e-goverment dimaksudkan agar adanya transparansi informasi dan layanan pada masyarakat serta keterbukaan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pemerintah provinsi Riau guna mewujudkan good governance dan clean goverment.

"Anak negeri melayu mestilah cerdas dengan menguasai peradaban, ilmu pengetahuan, tekhnologi, memegang teguh nilai-nilai ketamadunan melayu, menjadikan provinsi Riau sebagai negeri yang berjaya, sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan melayu dibentangan Asia Tenggara, sebagaimana Visi Riau 2020," tuturnya.

Gubri mengimbau semua lapisan bersinergi dari segala potensi yang ada, bangun kebersamaan, hilangkan segala perbedaan, singkirkan kepentingan kelompok dan golongan dan utamakan kepentingan masyarakat.

"Jangan pernah menunda untuk berkarya, lakukan yang terbaik bagi negeri dan bumi melayu Riau," tukasnya.(ADV/ade)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
komentar
beritaTerbaru