Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Pemprov Riau segera mewujudkan pembangunan kerja nyata Indonesia 71 tahun dengan menyatukan persepsi, berpadu, bekerja bahu membahu sehingga menjadi kekuatan dalam membangun negeri Indonesia terutama dalam membangun negeri dengan mengedepankan kearifan lokal tanah melayu.
Pernyataan ini disampaikan Gubri Arsyadjuliadi Rachman dalam pidatonya pada HUT RI ke 71 tahun 2016. Ditambahkannya, melalui semangat kemerdekaan ini maka sudah sepantasnya semua elemen menjalankan tugas kemasyarakatan maupun pemerintahan dengan sepenuh hati.
Gubri juga mengajak semua lapisan untuk mengisi kemerdekaan dengan belajar, dan bekerja dengan giat sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Hal ini sesuai dengan tema Hari Ulang Tahun RI ke 71 yakni 'Indonesia Kerja Nyata'.
Baca Juga:
"Menurutnya, tema ini jadi pemicu bagi kita semua untuk membangun Indonesia dan provinsi Riau ke arah yang lebih baik, serta menjadikan negeri ini duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan bangsa lain," tambahnya.
Sementara itu, sambung Gubri, sebagai aparatur sipil negara tidak boleh berdiam diri, ASN harus hadir dan ada saat rakyat memerlukan, cepat dan responsif terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Untuk itu, fungsi dan peoduktivitas kelembagan pemerintah daerah perlu dioptimalkan, satu diantaranya melalui pemanfaatan informasi tekhnologi.
Baca Juga:
Dihari jadi Riau ke 59 tahun 2016 lalu, pemprov Riau telah melounching sistem informasi dan layanan publik berbasis elektronik e-goverment. Program e-goverment dimaksudkan agar adanya transparansi informasi dan layanan pada masyarakat serta keterbukaan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pemerintah provinsi Riau guna mewujudkan good governance dan clean goverment.
"Anak negeri melayu mestilah cerdas dengan menguasai peradaban, ilmu pengetahuan, tekhnologi, memegang teguh nilai-nilai ketamadunan melayu, menjadikan provinsi Riau sebagai negeri yang berjaya, sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan melayu dibentangan Asia Tenggara, sebagaimana Visi Riau 2020," tuturnya.
Gubri mengimbau semua lapisan bersinergi dari segala potensi yang ada, bangun kebersamaan, hilangkan segala perbedaan, singkirkan kepentingan kelompok dan golongan dan utamakan kepentingan masyarakat.
"Jangan pernah menunda untuk berkarya, lakukan yang terbaik bagi negeri dan bumi melayu Riau," tukasnya.(ADV/ade)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pasien Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru mengeluh. Ratusan pasien hari ini hanya dilayani oleh satu dokter pada S
Kesehatan
INHIL Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Indragiri Hilir kembali menuai sorotan publik. Sejumlah persoalan mulai
Pendidikan
Aparat Lambat Tutup Warung RemangRemang Cafe KE Lipat Kain, Masyarakat Siap Turun Tangan
Hukrim
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia kembali berhasil digagalkan oleh Direktorat Po
Hukrim
kabarmelayu.com,MANADO Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara periode 20262031 resmi dilantik dan dikukuhk
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Pimpinan Daerah Salimah Kampar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat organisasi melalui Pelatihan Kepe
Sosial
Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SEORANG guru di Papua Selatan membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Dirinya merasa menjadi korban kezol
Pendidikan