Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Business Meeting FKI 2017, HM Wardan Harapkan Kontribusi Konstruktif Pelaku Usaha

Harijal - Senin, 11 September 2017 15:18 WIB
Business Meeting FKI 2017, HM Wardan Harapkan Kontribusi Konstruktif Pelaku Usaha
diskominfo inhil
Tampak HM Wardan saat menandatangani Nota kesepahaman dalam kegiatan tersebut

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Pada Business Meeting yang digelar dalam semarak Festival Kelapa Internasional (FKI) Tahun 2017 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Bupati HM Wardan mengharapkan kontribusi konstruktif dari para pelaku usaha.

"Tindaklanjut konstruktif yang diharapkan, ialah berupa pengembangan industri pengolahan kelapa. Sebab, Kelapa memiliki peran esensial di Kabupaten Inhil sebagai sebuah pohon kehidupan bagi segenap masyarakat." 

Ekspektasi tersebut disampaikan Bupati Wardan saat membuka kegiatan Bussiness Meeting di Ballroom Bank Negara Indonesia (BNI) Kabupaten Inhil, Minggu (10/9/2017) siang.

Baca Juga:

"Kelapa memiliki peran penting sebagai pohon kehidupan yang berharga dan memiliki banyak manfaat. Setiap bagian dari kelapa bernilai ekonomis, dapat dimanfaatkan bagi kehidupan," katanya.

Lebih lanjut Bupati Wardan menuturkan, kelapa tidak hanya dipandang dari perspektif industri sebagai bahan olahan dan entitas yang berorientasi pada permintaan dan penawaran. Namun, kelapa juga memiliki makna kultural, historis dan sosial yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga:

"Melalui momentum bersejarah Festival Kelapa Internasional, terutama pada temu bisnis yang digelar, diseminasi informasi potensi kelapa dapat dilakukan. Temu bisnis sebagai ruang publik dapat dijadikan media sharing bagi stake holder yang berkepentingan dan menginisiasi kemitraan strategis antara petani dan pelaku usaha," ujar Wardan.

Menurut bupati, setelah kemitraan terjalin, hamparan kelapa di pantai, sungai dan suak, diharapkan dapat dikelola dengan baik. Aspek pengelolaan dari sisi pengairan dapat dilakukan melalui penerapan sistem irigasi tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan dan Sulawesi serta telah tumbuh dan berkembang di Inhil, yakni sistem Trio Tata Air.

"Dalam menerapkan sistem ini, interaksi masyarakat di sungai, teluk dan parit sangat berperan vital karena memiliki makna yang berarti dalam pertumbuhan kelapa," terang Wardan.

Pada kegiatan business meeting ini, juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan tentang penyediaan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Kabupaten Inhil dan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman dengan sejumlah lembaga lainnya, seperti dengan PT Top Asia Global dan BPJS Ketenagakerjaan.

Disamping itu, dilakukan juga penyerahan cinderamata secara simbolis oleh Bupati Inhil, HM Wardan kepada seluruh pelaku bisnis yang telah turut berpartisipasi dalam Festival Kelapa Internasional Tahun 2017 dari Pemerintah Kabupaten Inhil. (Advertorial)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HUT ke-27 Siak, BRK Syariah Gelar Safari Haji, Realisasi Porsi Haji Capai 614
Hotspot Melonjak Lagi, Sumatera 4.806, Riau 16, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
AAUI Pekanbaru Bekali Mahasiswa UNRI dengan Literasi Asuransi
Pasca Karhutla, BPBD PK Riau dan Pekanbaru Sisir Lahan Bekas Terbakar
Harga Cabai Pekanbaru Makin 'Pedas', Pemko Usul Subsidi Angkutan
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
komentar
beritaTerbaru