Perusahaan Wajib Keluarkan Plasma HGU, Bupati Inhil Jangan Diam
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
JAKARTA, kabarmelayu.com - Keberhasilan Provinsi Riau dalam menanggulangi bencana kebakaran dan lahan (karlahut) kembali berbuah penghargaan. Kali ini penghargaan diberikan oleh BNPB (Badan Penanggulangan Bencana), badan yang bertanggung jawab langsung ke Presiden dalam soal kebencanaan.
Piagam Penghargaan ini langsung diberikan oleh Kepala BNPB, William Rampingilei kepada Gubernur Riau yang diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger dalam sebuah acara di Kantor BNPB di Jakarta, Selasa (6/2/2017).
Ini untuk kedua kalinya Provinsi Riau meraih penghargaan yang sama karena tahun sebelumnya penghargaan itu juga berhasil direbut.
Baca Juga:
Kepala BNPB Riau Edwar Sanger dalam keterangannya menjelaskan bahwa penghargaan itu merupakan buah sinerjitas semua komponen di Riau dalam mengatasi karlahut.
"Kita mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu menangani karlahut," ujar Edwar, sambil menyebut TNI/Polri, Manggala Agni, BPBD kabupaten/kota di Riau, Masyarakat Bebas Api, dan unsur lainnya.
"Tanpa peran serta mereka, dipastikan kita tak bisa berbuat banyak," katanya.
Baca Juga:
Bagi mantan Pjs Walikota Pekanbaru itu, keberhasilan Riau menangani karlahut didasarkan pada niat yang tulus dan kemauan yang kuat dari semua komponen dimaksud untuk membebaskan Riau dari bencana yang selama belasan tahun mendera daerah dan masyarakat Riau.
"Kalau segala sesuatu didasarkan dengan niat yang tulus dan kemauan yang kuat, tidak ada yang tidak mungkin," katanya.
Tapi Edwar juga tidak menampik, penghargaan yang sudah diraih selama dua tahun berturut-turut itu jauh lebih berat mempertahankannya daripada merebutnya.
"Tapi asal semua komponen di daerah ini masih memelihara niat baik dan kemauan yang kuat untuk itu, insya Allah status Riau bebas asap akan mampu tetap kita pertahankan," katanya.
Edwar juga mengakui, semua daya dan upaya yang dikerahkan untuk menangani kasus kabut asap yang bersumber dari karlahut di Riau pada dasarnya bukan dimaksudkan untuk merebut penghargaan, tapi lebih kepada bagaimana agar masyarakat di Riau menikmati udara yang bebas dari kabut asap, yang dari banyak sisi sangat merugikan, baik bagi kepentingan daerah maupun masyarakat.
"Penghargaan hanyalah sasaran antara," tukasnya. (rls)
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tiga pesawat menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru yang sempat holding atau berputar di langi
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pelanpelan jumlah hotspot di wilayah Provinsi Riau merangkak naik. Dari beberapa hari sebelumnya yang sudah ber
Lingkungan
kabarmelayu.com,LAMPUNG Ketika arus informasi bergerak lebih cepat daripada sebelumnya dan setiap orang dapat menjadi penyampai berita m
TNI/Polri
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
TNI/Polri