Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Bebas Malaria, Pemkab Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan RI

Harijal - Minggu, 29 April 2018 20:26 WIB
Bebas Malaria, Pemkab Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan RI
Diskominfo Inhil
Asisten I Setdakab Inhil, Drs Darussalam MM saat menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/2018).

BANTEN, kabarmelayu.com - Dinilai bebas dari wabah malaria, Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/2018).

Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia & Pekan Imunisasi Dunia di Gedung Shohibul Barokah, Kecamatan Kaduhejo Pedeglang-Banten.

Usai acara, Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten I Drs Darussalam MM mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi wabah malaria.

Baca Juga:

Asisten Drs Darussalam MM yang berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari ibu menteri kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek SpM. Sertifikat Eliminasi ini kita dapati dikarenakan Daerah Kabupaten Inhil Bebas dari penyakit malaria

"Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria," kata AsistenĀ 

Baca Juga:

Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin SKM,M.Kes menuturkan eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.

Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.

"Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil," ujarnya.

Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.

Harapan kita masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih

"Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai. Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria," jelas Zainal Arifin. (Advetorial)

SHARE:
beritaTerkait
Dewan Pengurus Korpri Inhil 2026-2031 Dikukuhkan
Jarak Pandang 800 Meter, Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
Sambut HUT ke-27 Siak, BRK Syariah Gelar Safari Haji, Realisasi Porsi Haji Capai 614
Hotspot Melonjak Lagi, Sumatera 4.806, Riau 16, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
AAUI Pekanbaru Bekali Mahasiswa UNRI dengan Literasi Asuransi
Pasca Karhutla, BPBD PK Riau dan Pekanbaru Sisir Lahan Bekas Terbakar
komentar
beritaTerbaru