Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru
Warga Kota Pekanbaru malam ini merasakan udara segar setelah Kota Bertuah diguyur hujan sejak sore Sabtu (24/10/
Lingkungan
SIAK, kabarmelayu.com - Bupati Siak Drs H Alfedri M.Si menjelaskan, festival Siak Bermadah yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak yang berlangsung selama tiga hari menjadi perekat rumpun Melayu.
Hal ini dikatakan Bupati Alfedri saat menutup Festival Siak Bermadah, Sabtu Malam (12/10/2019) di Panggung Siak Bermadah Jalan Sultan Syarif Kasim Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Siak.
Diawali dengan Pawai Budaya Internasional dari 14 kecamatan se- Kabupaten Siak, ditambah dari Kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Meranti, Rokan Hulu, serta Provinsi di luar Riau yaitu Daik Lingga dari Provinsi Kepulauan Riau, Kota Batam, Jambi, Sumatra Utara, di tambah lagi peserta dari negara tetangga Malaysia yaitu Kualalumpur dan Sabah, kemudian dari Kota Pekanbaru.
Baca Juga:
Dikatakan Alfedri, pawai Budaya Internasional dan penampilan berbagai ragam seni pada iven Siak Bermadah yang dirangkum dengan berbagai acara seni, pada iven yang sama Pemkab Siak juga menggelar acara iven Kabupaten Lestari, inovasi lestari, temu bisnis lestari, dan bincang lestari yang terkait dengan bagaimana mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) agar daerah ini terbebas dari gangguan asap di masa mendatang.
Festival Siak Bermadah ini sudah banyak penampilan yang dilakukan oleh para peserta, "Mudah-mudahan dari berbagai macam penampilan seni tersebut bisa menjadi perekat antar daerah," katanya.
Baca Juga:
Kemudian dari berbagai penampilan diharapkan kegiatan seperti ini bisa menjadi titik sentuh bagi budaya Melayu yang ada di Siak dan Nusantara pada umumnya, serta dapat pula menjadi wahana untuk tukar menukar wawasan, sehingga bisa menjadi penguatan identitas rumpun Melayu di daerah kita, dan sebagai langkah untuk memajukan kebudayaan kita di nusantara yang dikuatkan dengan Undang - Undang 25 tahun 2017, tentang perlindungan, pelestarian, pemanfaatan dan pengembangan kebudayaan agar lebih baik di masa yang akan datang.
"Ditambah lagi kawasan Kesultanan Siak sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya, dan kita sedang berupaya bagaimana nantinya bekas kerajaan Sultan Siak ini menjadi warisan budaya dunia, sehingga potensi wisata yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Siak mampu bersaing dengan daerah lain, dan nantinya Siak semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara," tutup Alfedri. (adi)
Warga Kota Pekanbaru malam ini merasakan udara segar setelah Kota Bertuah diguyur hujan sejak sore Sabtu (24/10/
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Di balik keberanian petugas pemadam kebakaran menerobos kobaran api demi menyelamatkan nyawa manusia, ada sosok
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru taklukkan Persikad Depok dengan akor 32 pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 Grup
Sport
Polresta Pekanbaru Bersama Tokoh Masyarakat Deklarasi Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih Narkoba
Hukrim
Gerebek Sarang Narkoba di Pekanbaru, Kasat Noki Incar Sabu, Senpi dan Senjata Tajam
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, S.K.M., S.Kep., M.Kes., menghadiri k
Sosial
kabarmelayu.com,JAKARTA Ketua Badan Kerja Sama AntarParlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. H. Syahrul Aidi Ma&039azat, Lc., MA, menyatakan duku
Parlemen
kabarmelayu.com,KUANSING Satuan Reserse Narkoba Polres Kuantan Singingi (Kuansing), menggagalkan dugaan peredaran narkotika jenis ganja ke
Hukrim
kabarmelayu.com, PEKANBARU Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan men
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera, Sabtu pagi (24/10/2026) masih berada di angka tiga ribuan. Updat
Lingkungan