Menjaga Harapan dari Hamparan Jagung, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Kawal Ketahanan Pangan
kabarmelayu.com,MERANTI Di tengah hamparan lahan jagung yang mulai menghijau, harapan akan terwujudnya swasembada pangan nasional terus
Hukrim
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menyatakan total utang jatuh tempo tahun ini sebesar Rp35 triliun. Namun, manajemen mengaku keuangan perusahaan memburuk karena permintaan listrik turun di tengah penyebaran virus corona.
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menuturkan pihaknya kini sedang mengajukan pelonggaran pembayaran utang kepada sejumlah bank. Harapannya, PLN dapat membayar pokok utang lebih lama dari waktu yang seharusnya.
"Kami ada utang jatuh tempo tahun ini, kami minta kepada bank untuk me-reprofiling ke tahun berikutnya," ujar Zulkifli dalam video conference, Rabu (22/4).
Baca Juga:
Selain itu, perusahaan juga sedang mengkaji transaksi repo obligasi dengan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI). Hal ini dilakukan guna menambah likuiditas perusahaan, sehingga bisa membayar kewajiban yang jatuh tempo dalam waktu dekat.
"Kami saat ini memang sedang dalam pembicaraan dengan Kementerian Keuangan dan BI soal bond (obligasi)," kata Zulkifli.
Baca Juga:
Sebelumnya, dia bilang mayoritas utang PLN berdenominasi valuta asing (valas). Dengan demikian, pergerakan nilai tukar rupiah amat berpengaruh terhadap total utang perusahaan pelat merah tersebut.
Menurut Zulkifli, setiap pelemahan Rp1.000 per dolar AS, beban utang perusahaan meningkat Rp9 triliun. Artinya, fluktuasi rupiah yang terjadi beberapa waktu terakhir berpotensi mengerek beban utang PLN.
Zulkifli mengungkapkan besarnya porsi utang valas terjadi karena kemampuan pembiayaan bank domestik terbatas. Sementara, PLN membutuhkan modal yang besar untuk membangun proyek ketenagalistrikan. Sebagai gambaran, untuk merealisasikan megaproyek 35 ribu MW, perseroan setidaknya membutuhkan Rp1.000 triliun.
Namun, manajemen berusaha memitigasi risiko pelemahan nilai tukar semaksimal mungkin dengan melibatkan bank domestik. Misalnya, dengan melakukan lindung nilai (hedging).
Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan PLN pada kuartal III 2019, total utang perseroan mencapai Rp615,1 triliun atau meningkat 8,8 persen dari posisi tahun sebelumnya, Rp565,1 triliun.
(CNNIndonesia.com)
kabarmelayu.com,MERANTI Di tengah hamparan lahan jagung yang mulai menghijau, harapan akan terwujudnya swasembada pangan nasional terus
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Sebanyak empat murid UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang, mewakili Kabupaten Kampar p
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bupati Siak, Afni Zulkifli, masuk dalam daftar 22 Sosok Reset Indonesia, sebuah potret tokohtokoh yang dinila
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polda Riau menerima penghargaan tertinghi atas prestasi gemilang tepat di Hari Bhayangkara ke80. Bertempat di
Hukrim
Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, baik kategor
Pemerintahan
Syukuran Hari Bhayangkara ke80, Sekda Siak Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHIL Even Bakar Tongkang kembali sukses digelar, Rabu (1/7/2026). Ribuan turis domestik hingga mancanegara berkumpul di k
Wisata
kabarmelayu.com,PEKANBARU Peringatan Hari Bhayangkara ke80 yang jatuh pada Rabu (01/07/2026) menjadi momentum untuk memperkuat profesiona
Hukrim
kabarmelayu.com, JAKARTA Anggota Fraksi PKS DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA ditunjuk sebagai anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan. P
Parlemen