Selasa, 30 Juni 2026 WIB

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT di Kuansing, Bupati dan Sekda Masih Menghilang

Andi - Selasa, 30 Juni 2026 19:46 WIB
KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT di Kuansing, Bupati dan Sekda Masih Menghilang
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto: ist)
kabarmelayu.com, PEKANBARU- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi(Kuansing), Senin (29/6/2026). Mereka diamankan di Kuansing dan Jakarta.

Jubir KPK, Budi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Selasa (30/6/2026) mengungkapkan, dari 10 orang yang diamankan, lima di antaranya dibawa untuk pemeriksaan intensif di gedung Merah Putih.

"Terdiri dari tiga pihak swasta, satu orang penyelenggara negara di Kabupaten Kuantan Singingi, dan satu orang lainnya adalah anggota keluarga ASN," jelasnya.

Baca Juga:

Selain itu, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa BBE transaksi keuangan. Tim penyidik juga mengamankan satu unit kendaraan roda empat yang diduga menjadi inatrumen terkait kasus suap tersebut.

Adapun kasus itu diduga terkait jual beli jabatan yang terungkap dari serangkaian penyelidikan tertutup tim KPK di Kuansing. Kasusnya kini telah naik ke tahap penyidikan usai dilakukan gelar perkara sore tadi.

Baca Juga:

KPK juga akan menetapkan status tersangka terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

Sementara, hingga saat ini Bupati Kuansing Suhardiman Amby belum diketahui keberadaannya. Demikian pula dengan keberadaan Sekdakab Kuansing, Zulkarnain.

"KPK mengimbau kepada Bupati dan Sekda Kabupaten Kuantan Singingi agar kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK," kata Budi.

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Dugaan Pemerasan Kontraktor, Kejari Siak Tahan Tiga Tersangka, Uang Rp421 Juta Disita
KPK akan Lelang Rampasan Senilai Rp311 Miliar
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
SPKN Ungkap Kejanggalan di Sentra Abiseka Rumbai, Urus Bantuan Sampai Maluku hingga Perusahaan Fiktif
SPKN Sorot Penganggaran Ulang 8 Paket Pengawasan Rekontruksi Jalan di PUPR-PKPP Riau 2026
komentar
beritaTerbaru