Siswa UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Sabet Dua Medali di Ajang OSN Tingkat Nasional
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar tak putusputusnya mencetak pres
Pendidikan
JAKARTA - Pemerintah berencana untuk melanjutkan program peremajaan sawit rakyat (PSR) atau replanting. Anggaran Rp 2,5 triliun sudah dikucurkan oleh pemerintah.
Menko Airlangga Hartarto mengatakan, sampai dengan Desember 2019, penyaluran dana PSR sebesar Rp 2,47 triliun dengan luas lahan 98.935 hektare.
"Perkebunan yang kita lakukan replanting sawit, karena saat ini momentum yang tepat untuk meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan sawit rakyat dan menyelesaikan masalah legalitas lahan," jelas Airlangga dalam diskusi virtual, Selasa (16/6/2020).
Replanting sawit, kata Airlangga menjadi penting untuk mendorong pemenuhan energi Indonesia lewat B30 atau B40 atau Green Refinery.
Baca Juga:
Program B30 akan dituntaskan sampai akhir tahun 2020 dan 2021, dan pada program B40 destilasi diharapkan berjalan pada tahun 2022. Sementara pengembangan Green Refinery (D100 atau green diesel) bisa didorong bisa dilakukan pada 2026.
Paket pemulihan ekonomi disalurkan untuk kegiatan PSR melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) dan pungutan ekspor CPO yang naikkan dari US$ 50 per ton menjadi US$ 55 per ton pada 2020.
Baca Juga:
"Dengan demikian program mandatori B30 dapat dituntaskan sampai Desember 2020. Mulai tahun depan, atau 2021, akan diperkenalkan green certificate atas penggunaan B30/B40 destilasi, yang dananya bersumber dari pengalihan subsidi BBM/solar," jelas Airlangga.
Percepatan pelaksanaan PSR dilakukan BPDPKS, Kementerian Pertanian dan semua instansi yang terkait, dengan didukung aplikasi PSR online yang diterapkan sejak Juni 2019 lalu.
Data BPDPKS mencatat, selama periode 2016-2019 terdapat 106.150 hektare lahan sawit rakyat atau sekitar 4,3% dari target PSR yang sudah diremajakan (replanting). Jumlah pekebun yang terlibat pada program ini sebanyak 43.174 kepala keluarga (KK).
Dari bahan paparan Airlangga, tercatat program PSR pada tahun 2019 telah direalisasikan di 21 provinsi dan 106 kabupaten yang tersebar di Indonesia. Lima provinsi di Indonesia dengan realisasi program PSR tertinggi adalah Provinsi Sumatera Selatan 23.850 hektare dengan penyaluran dana Rp 596,2 miliar.
Disusul Riau 14.740 ha dengan anggaran Rp367,05 miliar, Aceh 9.368 ha dengan anggaran Rp234,13 miliar, Jambi 8.236 hektare dengan anggaran Rp 205,9 miliar, dan Kalimantan Tengah 7.590 hektare dengan anggaran Rp189,76 miliar.
Pemerintah menargetkan Peremajaan Sawit Rakyat ditargetkan akan terealisasi hingga 540 ribu ha dalam tiga tahun ke depan. Dengan rincian peremajaan bisa mencapai 180 ribu ha pada 2020, 180 ribu hektare pada 2021, dan 180 ribu hektare pada 2022.
(CNBCIndonesia.com)
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar tak putusputusnya mencetak pres
Pendidikan
TNI Kerahkan Satgas Khusus Percepat Penanganan Karhutla di Riau
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kondisi penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru masih berlangsung normal pada Senin (24/8/2
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan Satgas Khusus Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) d
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru memutuskan untuk meniadakan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka dari tingkat PA
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan telah mengeluarkan surat edaran Penyesuaian Kegiatan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menerbitkan surat edaran Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran Akibat Penurunan Kual
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Minimnya transparansi memicu dugaan permainan gelap dalam kemitraan Koperasi Produsen Sejahtera Bersama dengan PT Os
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Terkait anjloknya harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tidak cukup diselesaikan hanya dengan intervens
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Dr. Syahrul Aidi Maazat, meminta pemerintah segera melakukan int
Parlemen