Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Sri Mulyani Revisi Pertumbuhan Ekonomi Jadi Minus 5,08 Persen pada Kuartal II

Harijal - Senin, 20 Juli 2020 18:53 WIB
Sri Mulyani Revisi Pertumbuhan Ekonomi Jadi Minus 5,08 Persen pada Kuartal II
(Foto: Antara)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 menjadi minus 5,08 persen. Proyeksi ini lebih buruk dari target sebelumnya yang tumbuh minus 4,3 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kontraksi ekonomi hingga minus 5,08  persen pada kuartal II 2020 merupakan proyeksi pemerintah yang terbaru. "Proyeksi ini lebih rendah dari yang sebelumnya diperkirakan minus 4,3  persen. Karena dari sisi arahan ekonomi tentang Covid-19 nampaknya cukup terasa," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (20/7/2020).

Dia mengatakan, revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi ini dilihat dari sejumlah indikator, salah satunya aktivitas di pasar keuangan. Hal ini seiring sikap investor yang masih menunggu perbaikan ekonomi Indonesia. 

Baca Juga:

Apalagi di beberapa negara tetangga juga mengalami kontraksi ekonomi yang mendalam. "Karena beberapa negara juga sudah prediksi ekonomi di beberapa negara mengalami pemburukan maka dari itu kita proyeksi pertumbuhan ekonomi bisa mencapai minus 5,08 persen ini cukup dalam sekali," katanya.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya kembali mengoreksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 dari prediksi awal minus 4 persen namun direvisi lebih dalam lagi menjadi minus 4,8 persen. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, prediksi ini karena pandemi virus corona masih akan berlangsung lama.

Baca Juga:


"Kalau kita lihat bagaimana kita mengalami masa sulit di kuartal II 2020. Karena kalau perkiraan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu sekitar minus 4 persen kalau BI itu range-nya bisa minus 4-4,8 persen," katanya.

(iNews.id)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru