Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri 2026
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Riau sukses meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri T
TNI/Polri
Anggota Kelompok Tani Sakato Basamo (SKB) Pangean turun ke lokasi memastikan lahan miliknya yang dikelola oleh PT. RAPP berada di blok Langsat seluas 1800 ha Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi menuntut dengan tegas agar perusahaan kembalikan tanah milik kelompok tani setelah selesai penumbangan tahun ini.
Persoalan ini mencuat setelah perusahaan yang bergerak di sektor Hutan Tanaman Indistri (HTI) tersebut kembali mangkir dari perjanjian
Baca Juga:
Kelompok Tani SKB mengungkapkan bahwa perusahaan telah memberikan harapan palsu kepada anggota kelompok Tani SKB. Padahal sebelumnya, pihak PT .RAPP sempat berjanji akan memberikan solusi atas sengketa lahan tersebut
Ketua Kelompok Sakato Basamo (SKB) Rustam Efendi didampingi pengurus, mengatakan permasalahan lahan tersebut sudah terjadi sejak lama dan hingga kini belum ada kejelasan meskipun sudah dilakukan perundingan namun selalu gagal dengan pihak Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP)
"Sudah lama kami melakuan perundingan dengan pihak PT.RAPP tidak menemui kesepakatan, kami cuma bisa gigit jari," tegasnya saat di wawancara media
Kami hanya ingin keadilan, apa yang menjadi hak kami mohon untuk dipenuhi. Perusahaan telah memanen hasil dan menikmati hasilnya, sementara hak kami tidak dipenuhi perusahaan PT.RAPP
Baca Juga:
Berdasarkan perjanjian kerjasama Kelompok Tani Sakato Basamo (SKB) dengan perusahaan PT.RAPP sudah berlangsung sejak tahun 2011.
Untuk diketahui bahwa kelompok tani selama ini telah merasa ditipu oleh PT.RAPP berdasarkan Memorandum Of Understanding (MOU) atau nota kesepahaman tahun 2011 yang di tanda tangan kedua belah pihak bukan MOU kerjasaama tapi hanya dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan.
Terkait, persoalan ini, ketua Kelompk Tani SKB Rustam Efendi telah mengingatkan kepada manajemen PT.RAPP melalui Askep Ahmad Yani bahwa sebelum dilakukan penumbangan di areal milik kelompok tani SKB agar dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak agar tidak ada saling dirugikan dengan permasalahan ini.
Jika pertemuan tidak terlaksana dalam waktu dekat kami dengan seluruh anggota kelompok akan mendatangi DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dan Bupati Kabupatan Kuantan Singingi untuk mengadukan permasalah ini
Kelompok tani akan terus memperjuangkan hak mereka dan berencana melanjutkan langkah hukum apabila tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat.(RA)
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Riau sukses meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri T
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Fenomena El Nino saat ini meningkatkan potensi kebakaran lahan. Sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru termasuk rawan
Lingkungan
Polresta Pekanbaru Gerebek Lokasi Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu, 3 Tersangka Ditahan
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kogoya, merilis pernyataan tegas y
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekanbaru
Muslim
Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Kibarkan Bendera 81 Meter di Pesisir Kampar
TNI/Polri
kabarmelayu.com Usai AIG Ditahan, Tiga Tokoh Pengelolaan Dana Jalan Pematang Panjang Disorot!
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seorang remaja 18 tahun tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jenderal Sudirman, tepatny
Peristiwa
Ribuan Personel Dan Alutsista Paspampres Siap Amankan Rangkaian HUT Ke81 RI
TNI/Polri
Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi
TNI/Polri