Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU - Presiden RI, Joko Widodo mengajak seluruh elemen yang terkait dalam penandatanganan Komitmen Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk menjamin agar kontrak kerja ini betul-betul memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Ia juga berharap agar kontrak kerja UMKM dengan usaha besar harus berlangsung secara berkelanjutan tidak hanya sekali, namun secara terus menerus dan terus meningkat nilai dan luas cakupannya sehingga secara signifikan meningkatkan kelas dan daya saing UMKM di pasar global.
"Kerus meningkat nilainya serta meningkat pula nilai cakupannya, kalau sekarang kontraknya baru Rp 1 Milyar tahun depan bisa Rp 5 Milyar bisa Rp 10 Milyar. Sehingga secara signifikan meningkatkan kelas dan daya saing UMKM di pasar global, ini penting," katanya melalui YouTube Sekretariat Negara, Senin (18/1/2021).
Baca Juga:
Jokowi juga meminta agar pelaku UMKM di Indonesia mau belajar, terus memperbaiki kualitas produknya, terus memperbaiki manajemen, terus memperbarui desain produk sesuai keinginan pasar serta kemasannya semuanya diperbaiki. Sehingga dengan memanfaatkan kerja sama kolaborasi dengan usaha besar ini akan bisa menaikkan level kelas UMKM di Indonesia secara perlahan dan kalau bisa cepat justru lebih baik.
"Pelan-pelan saja, syukur bisa cepat. Saya minta kemitraan UMKM dan perusahaan besar terus diperluas," tuturnya.
Baca Juga:
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengaku senang karena kemarin mendapatkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa neraca perdagangan Indonesia di Tahun 2020 itu berada pada surplus USD 21,7 Miliar. Ia menyebutkan, kalau data seperti ini benar dan para eksportir bisa mengajak UMKM , maka akan segera menaikkan kelas UMKM. Karena menurutnya, kalau yang menggandeng itu eksportir, pasti sudah biasa dengan harga yang kompetitif, kualitas produk yang baik, delivery pengiriman yang ontime.
"Sehingga pengembangan usaha besar harus terus melibatkan UMKM kita," terangnya. (MCR)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri