Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Juli 2021, Neraca Perdagangan Riau Surplus 1,36 Miliar Dollar AS

Harijal - Kamis, 19 Agustus 2021 11:24 WIB
Juli 2021, Neraca Perdagangan Riau Surplus 1,36 Miliar Dollar AS
Pelabuhan ekspor di Dumai, Riau (Foto: King Balik Layar/HO: MCR)

PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Riau kembali mengalami surplus sebesar 1,36 miliar dollar AS pada Juli 2021. 

"Pada Juli 2021, neraca perdagangan Riau surplus 1,36 miliar dollar AS. Dengan demikian kumulatif selama Januari-Juli 2021 surplus sebesar 9,83 miliar dollar AS," kata Kepala BPS Riau, Misfaruddin di Pekanbaru, Kamis (19/8/2021).

Ia menjelaskan bahwa surplus neraca perdagangan sepanjang Juli 2021 terjadi lantaran nilai ekspor lebih tinggi ketimbang impor. Tercatat ekspor Riau pada bulan lalu sebesar 1,49 miliar dollar AS, sementara impor mencapai 127,02 juta dollar AS.

Baca Juga:

Yang mana, nilai ekspor Riau Juli 2021 sebesar US$ 1,49 miliar, mengalami kenaikan 15,71 persen dibanding ekspor Juni 2021. Demikian juga ekspor non migas Juli 2021 sebesar US$ 1,30 miliar, mengalami kenaikan sebesar 26,52 persen dibanding ekspor non migas Juni 2021. Kontribusi seluruh ekspor Riau terhadap nasional sebesar 8,42 persen.

"Secara kumulatif nilai ekspor Riau Januari-Juli 2021 sebesar US$ 10,60 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 46,90 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, demikian juga ekspor non migas sebesar US$ 9,31 miliar, mengalami kenaikan sebesar 32,41 persen," jelasnya.

Baca Juga:

Lalu, nilai impor Riau Juli 2021 sebesar US$ 127,02 juta, mengalami penurunan sebesar 16,50 persen dibanding impor Juni 2021. Demikian juga impor non migas Juli 2021 sebesar US$ 107,24 juta, mengalami penurunan sebesar 16,20 persen dibanding impor non migas Juni 2021. Kontribusi seluruh impor Riau terhadap nasional sebesar 0,84 persen.

"Secara kumulatif nilai impor Riau Januari-Juli 2021 sebesar US$ 770,72 juta atau menurun sebesar 7,69 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, demikian juga impor non migas mencapai US$ 711,67 juta atau menurun sebesar 6,61 persen," tukasnya. (MC)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
Kemnaker-JICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
komentar
beritaTerbaru