Senin, 24 Agustus 2026 WIB

Riau Sumbang 20 Persen Ekspor CPO di Indonesia

Harijal - Jumat, 03 September 2021 12:24 WIB
Riau Sumbang 20 Persen Ekspor CPO di Indonesia
Pelabuhan CPO di Dumai, Riau (Foto Dok Pelindo)

PEKANBARU - Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan Provinsi Riau merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia. Bahkan, ekspor CPO Indonesia 20 persennya berasal dari Riau. Karena itu Riau saat ini sedang memperjuangkan untuk mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit dari sektor pungutan ekspor.

"Berdasarkan data statistik CPO di Indonesia 40 juta metrik per ton, 20 persennya itu dari Riau," kata Zulfadli, Jumat (3/9/2021). 

Karena Riau memiliki potensi sawit cukup tinggi, maka disisi lain Riau juga perlu adanya pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan lainnya. 

Baca Juga:

"Karena itu kami berharap kepada pemerintah pusat ada kebijakan DBH sawit bagi daerah penghasil sawit, termasuk Riau. Dana tersebut nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga pembangunan infrastruktur," ujarnya.

Terkait perjuangan DBH sawit, saat ini Gubernur Riau Syamsuar bersama gubernur daerah penghasil sawit lainnya di Indonesia sudah menyurati Komisi XI DPR RI. Yang mana saat ini Komisi XI DPR RI sedang melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (HKPD). 

Baca Juga:

"Gubernur-Gubernur daerah penghasil sawit sudah sepakat untuk menyurati Komisi XI. Sebelumnya juga sudah dilakukan pertemuan antara para gubernur tersebut," katanya. (MC)

SHARE:
beritaTerkait
Jarak Pandang 2,2-2,7 Kilometer, Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
Percepat Penanganan Karhutla, Hari Ini TNI Turunkan Satgas Khusus ke Riau
Siswa PAUD, SD dan SMP di Pekanbaru Belajar dari Rumah, Wako: Keselamatan dan Kesehatan Anak Pertimbangan Utama
Akibat Asap Karhutla Siswa Pekanbaru Belajar Daring, MBG Tetap Jalan
Akibat Asap Karhutla, Hari Ini Siswa Pekanbaru Laksanakan Pembelajaran dari Rumah
PT Oscar Investama dan Ketua Koperasi Diduga Bermain, Skema Bagi Hasil Diubah Sepihak
komentar
beritaTerbaru