Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
SIAK, kabarmelayu.com - Kebangkitan perekonomian masyarakat di daerah lewat tumbuhnya Industri Syariah, menjadi mimpi besar Bupati Siak H Syamsuar ke depan. Ia membaca peluang tersebut berkaca dari keberhasilan negara-negara tetangga menjadi produsen beragam komoditi dan produk dalam industri syariah. Sayangnya kata orang nomor satu Negeri Istana tersebut, pangsa pasar terbesar industri syariah justru berasal dari konsumen di dalam negeri.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan segitiga Pemkab Siak-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)-Tim Inovatif Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON), dengan agenda penentuan prioritas bidang kreatif Kabupaten Siak tahap ke II, yang berlangsung di Ruang Rapat Zamrud Komplek Abdi Praja Siak Sri Indrapura, Rabu 17 Juli 2018 malam.
Hadir dalam kesempatan itu, Wabup Alfedri, Kadispar Fauzi Asni, Kadiskop dan UMKm Wan Fajri Aulia, perwakilan Bekraf, dan 12 orang tenaga profesional dari berbagai bidang industri kreatif yang tergabung dalam tim IKKON mitra Bekraf.
Baca Juga:
"Salah satu media cetak besar nasional menyebut peluang perekonomian kedepan adalah industri syariah yang masih dirajai negara tetangga, pasar terbesarnya dalam negeri," kata Syamsuar.
Syamsuar menyebut industri syariah di Thailand maju pesat karena sudah menerapkan lisensi dan laboratorium halal di sektor pariwisata.
Baca Juga:
"Semoga bumi melayu ini kedepan juga kelak punya lisensi dan laboratorium halal, agar industri syariah bisa bangkit dimulai dari Kabupaten Siak Provinsi Riau," harapnya.
Lanjutnya, peluang industri syariah kini mulai dikenal luas. Tak hanya makanan, konsep syariah juga mulai di implementasikan ke industri perbankan, properti, fesyen hingga gaya hidup.
"Saya fikir anak-anak muda kita cukup bertalenta dan kreatif, namun perlu difasilitasi. Kemitraan Pemkab Siak dan Bekraf melalui IKKON ini bertujuan untuk mendorong ekraf sebagai sektor penting dari kebangkitan pariwisata daerah kita yang kental dengan karakter Heritage, Natura, dan Culture," pungkasnya.
Tak hanya itu, Syamsuar juga optimis bila ekraf disektor industri syariah ini bertumbuh dengan baik, dampaknya angka pengangguran akan bisa ditekan.
"Saya ingin anak muda kita terfasilitasi baik branding, packaging, maupun marketing produk kreatifnya sehingga sukses berkarir di enterpreuner. Duitnya InsyaAllah bisa lebih banyak daripada menjadi PNS," kelakarnya.
Irfan, perwakilan Bekraf menyambut baik gagasan Syamsuar. Kata dia, pemikiran visioner gubernur terpilih tersebut sejalan dengan program pusat yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia.
"Pak Presiden melalui nawacita juga berkeinginan memajukan Indonesia menjadi sentra fashion untuk dunia," kata dia.
Namun demikian lanjutnya, terkait pemetaan potensi industri kreatif di Siak masih memerlukan beberapa tahapan survey lagi.
"Kinerja tim IKKON amat programatik, tersruktur dan terencana dari awal hingga akhir. Dari empat kali pertemuan akan dikuratori, sehingga prototiping nanti semakin mengerucut," ungkapnya.
Sementara itu Titi Indahyani, koordinator tim 12 IKKON yang diturunkan Bekraf di Siak optimis peluang ragam potensi ekraf yang ada di Siak.
"Secara umum dasar rancangan design hasil survey di Siak pada tahap kedua ini, diharapkan berdampak positif bagi pariwisata dan ekonomi lokal, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan," kata doktor jebolan Australian University of Technology ini.
Selama hampir dua jam pertemuan, Tim IKKON melaporkan hasil pemetaan potensi heritage, nature, dan spiritual di Siak. Sejumlah usulan protiping yang dirancang terungkap dalam presentasi tim.
Beberapa diantaranya project inovasi bisnis digital fotografi, iven program, rancangan paket wisata, design produk unggulan dan pengembangan fashion berbasis budaya tenun, batik, ikat dan songket dan seni budaya. (adi)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri