Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kondisi pasar bawah yang kini amburadul, mengundang keprihatinan H. Herman Phili, S.Fil (65). Perwakilan pedagang sekaligus tokoh yang berhasil memediasi para pedagang dengan pengembang itu saat dibangunnya destinasi wisata kota Pekanbaru itu tahun 2000-an silam itu menilai pembangunan pasar tak sesuai konsep awal.
"Sebagai ketua koperasi pedagang ketika itu, saya berupaya memediasi, dan alhamdullilah bisa diterima kedua belah pihak, sehingga pembangunan pasar bawah pun bisa dilaksanakan", ujar Herman Phili yang kini pindah domisili di Jalan Sepakat Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (26/7/18).
Ia menjelaskan, kala itu para pedagang menolak dilakukannya revitalisasi karena masalah harga kios. Hingga pada akhirnya setelah dirinya memberikan pengertian, pèmbangunan pasar bawah pun bisa dilaksanakan
Baca Juga:
"Sekedar tahu saja, siapapun yang masuk kesana ketika itu tak akan didengar selain orang yang benar benar dianggap tokoh yang dituakan", ujar Hermam Phili seraya mengingat kembali saat pasar bawah belum direvitalisasi.
Herman Phili menjelaskan, sesuai konsep awal pembangunan pasar wisata di era Walikota Pekanbaru Herman Abdullah itu, basement untuk pedagang kaki lima dan parkir. Lantai I untuk pedagang keramik dan barang harian, lantai II buat pedagang pakaian jadi dan lantai III untuk arena permainan anak dan pujasera.
Baca Juga:
Berbeda dengan kondisi saat ini ucap Herman, pengelolaan pasar bawah dinilai amburadul. Alhasil, pusat perbelanjaan barang-barang antik, aksesories rumah tangga dari dalam dan luar negeri seperti keramik, karpet, lampu-lampu antik dan elektronik ini, kurang diminati akibat pengelolaan yang tidak tertata baik.
Untuk itu, Herman mendesak Pemko Pekanbaru dan instansi terkait agar mengembalikan pembangunan pasar bawah sesuai konsep awal. Sehingga dengan demikian para pedagang di pasar tepi Sungai Siak itu kembali bergairah seperti sedia kala. (fin)
Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, baik kategor
Pemerintahan
Syukuran Hari Bhayangkara ke80, Sekda Siak Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHIL Even Bakar Tongkang kembali sukses digelar, Rabu (1/7/2026). Ribuan turis domestik hingga mancanegara berkumpul di k
Wisata
kabarmelayu.com,PEKANBARU Peringatan Hari Bhayangkara ke80 yang jatuh pada Rabu (01/07/2026) menjadi momentum untuk memperkuat profesiona
Hukrim
kabarmelayu.com, JAKARTA Anggota Fraksi PKS DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA ditunjuk sebagai anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan. P
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekdakab Zulkarnain serta seorang pihak swasta, saat ini telah berstatus ter
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus suap jabatan di lingku
Hukrim
Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
TNI/Polri
Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang
Hukrim