Kamis, 02 Juli 2026 WIB

Pengelolaan Pasar Bawah Diminta Kembali ke Konsep Awal

Harijal - Jumat, 27 Juli 2018 07:57 WIB
Pengelolaan Pasar Bawah Diminta Kembali ke Konsep Awal
Herman Phili

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kondisi pasar bawah yang kini amburadul, mengundang keprihatinan H. Herman Phili, S.Fil (65). Perwakilan pedagang sekaligus tokoh yang berhasil memediasi para pedagang dengan pengembang itu saat dibangunnya destinasi wisata kota Pekanbaru itu tahun 2000-an silam itu menilai pembangunan pasar tak sesuai konsep awal.

"Sebagai ketua koperasi pedagang ketika itu, saya berupaya memediasi, dan alhamdullilah bisa diterima kedua belah pihak, sehingga pembangunan pasar bawah pun bisa dilaksanakan", ujar Herman Phili yang kini pindah domisili di Jalan Sepakat Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (26/7/18).

Ia menjelaskan, kala itu para pedagang menolak dilakukannya revitalisasi karena masalah harga kios. Hingga pada akhirnya setelah dirinya memberikan pengertian, pèmbangunan pasar bawah pun bisa dilaksanakan

Baca Juga:

"Sekedar tahu saja, siapapun yang masuk kesana ketika itu tak akan didengar selain orang yang benar benar dianggap tokoh yang dituakan", ujar Hermam Phili seraya mengingat kembali saat pasar bawah belum direvitalisasi.

Herman Phili menjelaskan, sesuai konsep awal pembangunan pasar wisata di era Walikota Pekanbaru Herman Abdullah itu, basement untuk pedagang kaki lima dan parkir. Lantai I untuk pedagang keramik dan barang harian, lantai II buat pedagang pakaian jadi dan lantai III untuk arena permainan anak dan pujasera.

Baca Juga:

Berbeda dengan kondisi saat ini ucap Herman, pengelolaan pasar bawah dinilai amburadul. Alhasil, pusat perbelanjaan barang-barang antik, aksesories rumah tangga dari dalam dan luar negeri seperti keramik, karpet, lampu-lampu antik dan elektronik ini, kurang diminati akibat pengelolaan yang tidak tertata baik.

Untuk itu, Herman mendesak Pemko Pekanbaru dan instansi terkait agar mengembalikan pembangunan pasar bawah sesuai konsep awal. Sehingga dengan demikian para pedagang di pasar tepi Sungai Siak itu kembali bergairah seperti sedia kala. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi
Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Siak: Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Gencarkan Promosi, Kementrian Pariwisata Turut Sukseskan Event Bakar Tongkang
Sempena HUT Bhayangkara ke-80, SMSI Riau: Polri Harus Semakin Profesional dan Humanis
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau, Dorong Anggaran Afirmatif
komentar
beritaTerbaru