Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.comĀ - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edi Natar Nasution, resmikan Riau ekspor kerang dara ke negara Thailand, peresmian ekspor ini berlangsung di Kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Jalan Rawah Indah Pekanbaru, Senin (1/7/2091).
Empat ton kerang dara resmi diberangkatkan ke Thailand melalui jalur udara Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Dimana empat ton kerang dara tersebut dibawah kendali dua CV yaitu CV Jasa Laut dan CV cheera King Seafood.
Wagubri menyampaikan, peresmian ekspor ini menjadi salah satu langkah awal Riau menjadi penghasil dan eksportir komoditas ikan. Ia juga menyampaikan bahwa Riau pernah memiliki sejarah penghasil komoditas ikan terbesar di dunia.
Baca Juga:
"Eksportir kerang dara melalui jalur udara ini sebagai salah satu tonggak awal bumi lancang kuning sebagai eksportir komoditas ikan," ujarnya.
Edi Natar juga mengatakan, pada masa Belanda sekitar tahun 1930 an, tepatnya pada masa kejayaan pelabuhan Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), produksi ikan di Riau mencapai 300.000 ton per hari. Menelisik sejarah tersebut, menurutnya bukan tidak mungkin Riau kembali berjaya dalam hal produksi ikan.
Baca Juga:
Ia berharap, kedepannya tidak hanya kerang dara yang di ekspor Riau, namun juga pada sektor ikan, yang nantinya akan dikirim ke negara di berbagai belahan dunia lainnya.
"Sejarah kita berjaya itu ada, untuk itu kita pasti bisa mengulang sejarah lama melakukan kegiatan ekspor terbesar dunia asal ada komitmen bersama," tambah Edi Natar.
Kemudian ia juga menjelaskan bahwa, pembangunan di Riau tidak hanya akan dipusatkan ke bidang infrastruktur namun juga pada sektor Sumbernya Daya Manusia (SDM), sehingga potensi yang ada di Riau bisa dikelola secara maksimal.
"SDM yang memadai itu sangat penting, kedepannya akan menjadi perhatian khusus," jelasnya.
Edi Natar mengharapkan, adanya komitmen bersama dari berbagai pihak untuk terus mengembangkan komoditi ekspor yang berkelanjutan dari Provinsi Riau, tidak hanya setahun atau dua tahun namun dalam jangka yang tidak ditentukan.
"Kita harus berkomitmen untuk terus melakukan ekspor, tidak hanya terputus sampai disini," tutupnya. (mcr)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri