Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU - Provinsi Riau ternyata sudah dilirik investor yang ingin mendirikan pabrik pengolahan ubi kayu. Hanya saja, para investor ini terkendala dengan ketersediaan lahannya. Solusi untuk permasalahan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pun akan membuka peluang kerja sama dengan masyarakat yang bersedia menyediakan lahan.
"Jadi kerja sama ini sangat kita perlukan, karena kalau kita harus melakukan ganti rugi kepada masyarakat untuk jual beli tanah itu, harga akan cukup tinggi," kata Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Darusman di Pekanbaru, Selasa (26/11/2019).
Akses kerja sama dengan masyarakat ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki lahan dengan luasan representatif untuk mewujudkan proyek tersebut.
Baca Juga:
"Lahan sedang kita cari sekarang, gambaran kita cari lahan yang dekat dengan angkutan. Kita sudah survei, memungkinkan untuk dibuka di Perawang, Pelalawan," ujarnya.
Menurutnya, luasan lahan yang memadai untuk pendirian pabrik tersebut minimal mencapai 10 hektare dalam satu hamparan.
Baca Juga:
"Jadi polanya nanti, tanah dia itu akan dimasukkan sebagai modal dan dijadikan sebagai bagian dari saham atas pabrik itu. Nanti akan dihitung, berapa dia terima sebulan saat pabrik itu beroperasi," ungkap Darusman.
Sementara, mengenai ketersediaan bahan baku ubi kayu untuk diolah, Darusman tidak khawatir. Sebab saat ini, bahan baku yang masuk ke pabrik pengolahan di Petapahan, Kabupaten Kampar, nyatanya sudah melebihi kapasitas.
"Sebenarnya pabrik yang sekarang sudah overload, selain itu kita juga melirik pengembangan dari ampas pengolahan untuk dijadikan pakan ternak," ungkapnya.
"Kalau dapat, awal tahun depan pabrik itu sudah berdiri ya alhamdulillah. Kita berharap ada masyarakat yang memiliki lahan dengan luasan segitu dapat bekerja sama dengan kita," pungkasnya. (mcr)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri