Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menerima silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Ria
Parlemen
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Walikota Pekanbaru dinilai tak serius dalam menertibkan keberadaan pasar ilegal dan pasar kaget yang kian marak di Pekanbaru. Bahkan Pemko Pekanbaruseperti membiarkan para pedagang di pasar tradisional mati secara perlahan.
Ketua I Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesi (APPSI) Kota Pekanbaru, Indra Yudha, Kamis (16/1) menyampaikan, kian sepinya kondisi pasar-pasar tradisional di Pekanbaru belakangan ini disebabkan semakin banyaknya pasar-pasar kaget. Disayangkan, Pemko Pekanbaru seperti tak peduli dengan nasib pasar tradisional yang kian terpuruk. Bahkan, DPRD Kota Pekanbaru pun tak bisa berbuat banyak.
Saat ini pasar tradisional yang telah dimoderenkan oleh Pemko, kehilangan fungsi sebagai tempat jual beli. Kehadiran pasar kaget yang dekat dengan pemukiman masyarakat, otomatis menjadi pilihan warga untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga:
"Kita sangat berharap Pemko Pekanbaru dan pemegang kebijakan serius untuk menertibkan pasar kaget dan mengembalikan fungsi pasar tradisional sebagai tempat jual beli masyarakat. Matinya pasar tradisional ini terjadi di semua pasar yang ada di Pekanbaru," kata Indra.
Anehnya, kondisi seperti ini hanya terjadi di Kota Pekanbaru saja. Berbeda dengan daerah-daerah lain yang tak ada pasar kaget, minat warga mengunjungi pasar-pasar tradisional tetap ramai seperti biasa.
Baca Juga:
APPSI Pekanbaru menyadari bahwa pedagang pasar kaget umumnya juga merupakan pedagang dari pasar-pasar tradisional. Mereka mau tak mau harus jemput bola dengan membawa dagangan ke pasar kaget, karena warga yang memang ingin dekat, praktis dan tak repot.
Pada dasarnya, pasar kaget tidak memberikan kontribusi apapun bagi pemerintah, seperti pungutan retribusi dan sebagainya. "Justru yang diuntungkan adalah oknum-oknum pengelolanya. Sementara pasar tradisional yang jelas-jelas berkontribusi seperti sengaja dimatikan. Ini tentu menjadi tanda tanya bagi kita, ada apa dengan Pemko dan Walikota," tambah Indra lagi.
APPSI Pekanbaru mewakili para pedagang sebenarnya telah beberapa kali mengadukan masalah ini DPRD Pekanbaru. Bahkan setelah beberapa kali hearing, hingga detik ini tetap tak ada solusi jelas. Nasib pasar tradisional semakin menyedihkan. para pedagang menunggu ajal.
Pernah ada anggota DPD RI yang melakukan kunjungan dinas ke pasar tradisional, etapi hanya mendengarkan keluhan pedagang saja. Hingga saat ini juga tak pernah ada solusi.
Sebut saja Pasar Sail di Jalan Hangtuah, merupakan salah satu pasar tradisional di PekanbaruĀ yang kondisinya cukup menyedihkan. Saat ini lebih dari 60 persen kios dan los ditinggal oleh pedagang. Seperti 25 los untuk pedagang ikan dan daging, saat ini yang terisi hanya 6 saja. Selebihnya sudah ditinggal pedagang.
Lebih miris lagi dengan keadaan pasar Rumbai, di mana pada lantai dua saat ini telah kosong tak ada aktifitas jual beli.(Andi)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menerima silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Ria
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Dunia hukum di tanah air dikejutkan oleh langkah kontroversial dari Kantor Hukum Kamal Sugandi & Partners yang sec
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Advokat Dolfie Rompas, S.H., M.H., berharap Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal memberikan klarifikasi secara terb
Politik
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi mendesak Badan Pembentukan Peratura
Parlemen
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pria berinisial AL di Desa Intan Jaya, kawasan Sinamanenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, diaman
Peristiwa
Warga Kota Pekanbaru malam ini merasakan udara segar setelah Kota Bertuah diguyur hujan sejak sore Sabtu (24/10/
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Di balik keberanian petugas pemadam kebakaran menerobos kobaran api demi menyelamatkan nyawa manusia, ada sosok
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru taklukkan Persikad Depok dengan akor 32 pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 Grup
Sport
Polresta Pekanbaru Bersama Tokoh Masyarakat Deklarasi Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih Narkoba
Hukrim
Gerebek Sarang Narkoba di Pekanbaru, Kasat Noki Incar Sabu, Senpi dan Senjata Tajam
Hukrim