Diserang Predator, Jasad Nelayan Sungai Undan Ditemukan Masih di Mulut Buaya
kabarmelayu.com,INHIL Seorang nelayan di Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hamsar (27), ditemukan men
Peristiwa
Kepala Kejari (Kajari) Bengkalis, Sri Odit Megonondo mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang tersebut dalam kapasitasnya sebagai saksi. Kemudian ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan.
"Awalnya tadi kita memeriksa ketiganya sebagai saksi selama kurang lebih 3 jam ," ujar Kepala Kejari (Kajari) Bengkalis, Sri Odit Megonondo Rabu (3/7/2024).
Baca Juga:
Setelah dilakukan pemeriksaan, tim penyidik melakukan gelar perkara. Hasilnya, penyidik meningkatkan status ketiga orang tersebut dari saksi menjadi tersangka.
"Tiga tersangka itu masing-masing berinisial DS (48) selaku pengecer pupuk subsidi, FY (41) selaku penyuluh pertanian dan Tim Verifikasi dan Validasi Kecamatan (PNS), serta N (60) selaku Tim Verifikasi dan Validasi (pensiunan PNS)," lanjut Odit.
Baca Juga:
Setelah mereka jadi tersangka, kata Odit, jaksa langsung memeriksa ketiganya sebagai tersangka dengan didampingi Penasihat Hukum yang ditunjuk. Terhadap mereka juga dilakukan pemeriksaan kesehatan.
"Tiga tersangka langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis untuk dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan," ucap Odit.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Bengkalis, Herdianto menambahkan modus operandi yang dilakukan para tersangka dalam perkara korupsi tersebut. Tersangka diduga dengan sengaja mengajukan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
"Hal ini mengakibatkan pupuk subsidi diterima oleh petani yang tidak memenuhi syarat," kata Herdianto didampingi Kasi Pidsus, Hengki Fransiscus Munthe.
Perbuatan para tersangka itu, kata Herdianto, menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp497.103.422. Angka tersebut didapat berdasarkan hasil audit yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau.
"Ketiga tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak PIdana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 21 Tahun 2002 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak PIdana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," pungkas Herdianto.
Untuk diketahui, penetapan tersangka perkara tindak pidana korupsi ini pertama kali dilakukan sejak Korps Adhyaksa itu dikomandani Sri Odit Megonondo. Dia menjadi Kajari Bengkalis baru sekitar 19 hari sejak dilantik pada 14 Juni 2024.
kabarmelayu.com,INHIL Seorang nelayan di Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hamsar (27), ditemukan men
Peristiwa
kabarmelayu.com,DUMAI Anggota Komite II DPD RI asal Riau, Arif Eka Saputra, menyampaikan materi tentang peran, fungsi, dan kewenangan De
Parlemen
kabarmelayu.com,KAMPAR Dua pria terduga pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Setingkai, Desa Tanjung Mas, Kecamatan Kampar
Hukrim
Razia Hiburan Malam, Kasat Noki Sampaikan Pesan Tegas Jauhi Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penantian puluhan tahun masyarakat Pekanbaru untuk melihat pendiri kotanya mendapat gelar Pahlawan Nasional, seg
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru bertekad mengamankan posisi puncak klasemen sementara Grup A Liga 2 Championship 2026/2027. PSPS
Sport
kabarmelayu.com,KAMPAR Lembaga Cakra Indonesia (LCI) Provinsi Riau, menggelar perayaan HUT pertama, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan berlangsun
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Salim Aktar, tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen PT Sarana Pembang
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kekayaan budaya merupakan identitas daerah yang memiliki peran dalam membentuk jati diri masyarakat. Pelestarian
Budaya
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Dasar (SD) Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, tampil gemilang di P
Pendidikan