Bupati dan Wabup Terima Silaturahmi Pengurus PKS Kampar, Bangun Komunikasi Konstruktif
kabarmelayu.comKAMPAR Dalam rangka mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan unsur partai politik serta membangun sinergi demi ke
Politik
Para pelaku mengeroyok seorang wanita yang juga berprofesi sebagai debt collector pada Ahad (20/5/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Peristiwa memalukan ini dipicu rebutan untuk menarik mobil klien. Dalam kejadian itu, kaca mobil korban pecah dan pelapor mengalami luka di kepala.
Tim Opsnal Polsek Bukit Raya dibackup Resmob Jembalang Polresta Pekanbaru dan Unit Jatanras Polda Riau akhirnya menangkap empat orang di dua lokasi berbeda.
Baca Juga:
Kapolsek Bukit Raya, Kompol Syafnil menegaskan, keempat pelaku yang berhasil diamankan yakni A (46), MHA (18), R (46) dan RS (34). Korbannya adalah Ramadhani Putri (30) yang juga berprofesi sebagai debt collector.
"Dua orang ditangkap di Rumbai dan dua orang lainnya di Kubang Raya. Mereka merupakan anggota debt collector Fighter, tujuh dari mereka saat ini telah masuk daftar pencarian orang (DPO)," terang Kapolsek
Baca Juga:
Kejadian bermula ketika korban bersama seorang teman prianya berniat untuk menarik sebuah mobil, namun pihak debt collector dari vendor lain juga berupaya untuk menarik kendaraan tersebut. Untuk itu kedua belah pihak melakukan negosiasi di Hotel Furaya, namun tidak ada titik terang.
Kemudian, korban diminta untuk datang ke Jalan Parit Indah. Di lokasi itu ada sekitar 20 orang anggota debt collector lain yang telah menunggu dan terjadilah keributan dan pemukulan terhadap korban.
Korban lalu kabur menyelamatkan diri ke Polsek Bukit Raya. Sesampainya di depan mapolsek, korban dihalangioleh 20 anggota debt collector. Mereka memukul mobil pelapor dengan batu dan kayu juga ke arah kepala bagian belakang pelapor.
"Akibatnya kepala pelapor mengalami luka dan menggeluarkan darah serta kaki sebelah kiri memar," ungkap Kompol Syafnil.
Mendengar keributan itu, anggota intel dan personil piket Polsek Bukit Raya keluar untuk menetralisir keadaan.
"Setelah personil Intel keluar dari kantor Polsek, para pelaku kabur, korban langsung membuat laporan polisi," ungkap Kompol Syafnil.
Ada empat oknum polisi yang berada bersama para pelaku. Oknum ini merekam kejadian dan tidak melakukan upaya pencegahan.
"Aksi pada malam itu juga terekam kamera CCTV di kantor kami. Saya telah melaporkan keempat oknum polisi itu ke Kaporesta Pekanbaru untuk diusut," papar Kompol Syafnil mengakhiri.
kabarmelayu.comKAMPAR Dalam rangka mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan unsur partai politik serta membangun sinergi demi ke
Politik
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus menggencarkan program zero anak putus
Pendidikan
kabarmelayu.comPEKANBARU Aksi makian dan dugaan intimidasi yang dilakukan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota P
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Sen
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Nama UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar, kembali berkibar di kancah nasional. K
Pendidikan
kabarmelayu.comROHIL Peristiwa meninggalnya bocah perempuan berusia 4 tahun di Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) akhirny
Hukrim
kabarmelayu.comKAMPAR Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kampar menggelar kegiatan konsolidasi pengurus
Politik
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026,
Pemerintahan
kabarmelayu.comINHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Pendidikan menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Na
Pemerintahan
kabarmelayu.comJAKARTA Langkah positif ditunjukkan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf ) dalam mengembangkan Ekrat. Kemenekraf men
Parlemen