Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan meringkus sorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini mere
Hukrim
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Asep Darmawan, mengungkapkan, bahwa total ada 10 pejabat PHR diperiksa dalam kasus ini. Untuk 2 pejabat sudah datang diperiksa dan 8 lainnya akan menyusul.
"Dua pejabat sudah kami periksa, delapan lainnya segera menyusul. Berkas berita acaranya sudah saya tandatangani," kata Kombes Asep kepada Kamis (5/6/2025).
Baca Juga:
Asep menyebutkan, pihaknya juga telah meninjau langsung lokasi kolam limbah yang menewaskan dua bocah tersebut. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga telah dilakukan. Berdasarkan temuan awal, kolam itu merupakan bagian dari fasilitas pengolahan limbah hasil pengeboran seperti Cuttings Mud Treatment Facility (CMTF).
"Seharusnya, limbah hasil pengeboran sudah melalui proses treatment dan injeksi sehingga tidak lagi mengandung zat berbahaya. Selain itu, area kolam limbah harus dilengkapi dengan rambu peringatan, pengamanan, dan pengawasan ketat," terang Asep.
Baca Juga:
Tak hanya itu, Asep menyampaikan pihaknya akan menelusuri seluruh aspek kelalaian dalam kasus ini, termasuk siapa yang paling bertanggung jawab atas tragedi tersebut. "Kami ingin mengetahui apakah prosedur pengamanan sudah dijalankan sebagaimana mestinya atau ada unsur kelalaian. Ini menyangkut nyawa dua anak kecil," tegas Asep.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (22/4/2025) di Dusun Mekar Sari, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Dua balita, FSH dan FW, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam limbah milik PHR.
Saat kejadian, sang ibu, Fatimah, pergi ke pasar. FSH diketahui sedang tertidur bersama ayahnya. Namun saat Fatimah kembali sekitar pukul 13.50 WIB, kedua anaknya tidak berada di rumah. Panik, Fatimah dan suaminya langsung mencari keberadaan anak-anak mereka. Mereka kemudian mendapat informasi dari warga bernama Bintang, yang menunjukkan lokasi tempat anak-anak sering bermain.
Ketika ayah korban menyusuri lokasi yang dimaksud, ia terpukul saat menemukan tubuh kedua anaknya telah mengapung tak bernyawa di dalam kolam limbah. Ia langsung turun ke dalam kolam untuk mengevakuasi jasad anak-anaknya.
Warga yang berdatangan kemudian membantu membawa korban ke Puskesmas terdekat, namun nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan terus berlanjut guna mengungkap dugaan kelalaian dalam pengelolaan limbah oleh pihak perusahaan.
"Penanganan limbah industri harus mengutamakan keselamatan warga sekitar. Jika ditemukan pelanggaran SOP, tentu akan ada proses hukum lanjutan," ungkap Asep.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan meringkus sorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini mere
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herma
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung prosesi pelantikan puluhan pejabat di lin
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Kedua
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Tim Sapu bersih (Saber) harga pangan Dinas Ketahanan Pangan melakukan
Pemerintahan
Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus intimidasi terhadap wartawan pasca terbitnya pemberitaan terkait dugaan markup pengadaan soal Penilaian S
Peristiwa
Hadapi Risiko Pekerjaan Tergeser AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja
Pemerintahan
Polri Hadir di Tengah Petani, Polsek Kandis Pantau Jagung Tumpang Sari Kelompok Tani Ayu Makmur
Lingkungan