LRB Muhammadiyah Riau Kenalkan Peran dan Gerakan Kemanusiaan kepada Mahasiswa Baru UMRI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
Bersama pihak kelurahan, ketua RW, masyarakat, dan pemilik usaha, kecamatan melakukan monitoring serta klarifikasi langsung di lokasi guna mencari solusi atas persoalan yang telah lama dikeluhkan warga.
Dari hasil monitoring lapangan, peternakan ayam yang menjadi perhatian masyarakat diketahui berada di Jalan Lintas Timur KM 16,5 RT 04 RW 06, Kelurahan Sialangrampai, Kecamatan Kulim. Usaha tersebut dimiliki oleh Nasir yang juga berdomisili di sekitar lokasi peternakan.
Baca Juga:
Dalam proses klarifikasi, pemilik usaha mengakui bahwa populasi lalat cenderung meningkat pada masa panen maupun setelah panen. Kondisi itu, menurutnya, dipicu oleh aktivitas penangkapan dan pengangkutan ayam, pembersihan kandang, serta penyemprotan yang dilakukan setelah kandang dikosongkan.
"Sebagai pemilik kandang kami menerima laporan dari masyarakat, dan kami akan mengupayakan yang terbaik agar lalat tidak mengganggu warga," ujar Nasir.
Baca Juga:
Ia mengatakan, berbagai upaya pengendalian telah dilakukan, mulai dari penggunaan obat pengendali lalat hingga pembersihan kandang secara rutin untuk menekan perkembangan populasi lalat.
"Obat lalat dan pengelolaan limbah kami upayakan semaksimal mungkin untuk menekan populasi lalat, terutama saat proses pembersihan kandang," katanya.
Nasir menjelaskan, saat ini kapasitas kandang yang dikelolanya sekitar 3.500 ekor ayam. Menurutnya, kebersihan kandang menjadi perhatian utama karena rumahnya juga berada di dekat lokasi peternakan.
"Kalau kebersihan kami usahakan sebaik mungkin karena rumah saya juga di sebelah kandang. Jadi kami juga berkepentingan menjaga lingkungan tetap bersih," ujarnya.
Sementara itu, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Kulim, Riko, mengatakan monitoring dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai gangguan lalat yang dirasakan warga.
"Hari ini kami turun bersama pihak kelurahan, Ketua RW, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menyikapi laporan tersebut. Dari penjelasan pemilik usaha, memang sudah ada upaya pengendalian menggunakan obat lalat. Namun kami meminta agar langkah itu lebih dimaksimalkan sehingga dampaknya terhadap masyarakat bisa jauh berkurang," katanya.
Menurut Riko, berdasarkan hasil klarifikasi, kemunculan lalat memang meningkat saat proses panen dan pembersihan kandang berlangsung. Meski demikian, pelaku usaha diminta meningkatkan langkah-langkah pencegahan agar populasi lalat tidak menyebar ke permukiman.
"Berdasarkan informasi yang kami peroleh, lalat meningkat ketika proses panen dan pencucian kandang. Hal itu memang tidak bisa dipungkiri. Karena itu kami menekankan agar penyemprotan dan pengendalian dilakukan lebih maksimal sehingga lalat tidak berkembang semakin banyak," ujarnya.
Berdasarkan laporan hasil monitoring, masyarakat pada prinsipnya menerima penjelasan yang disampaikan oleh pemilik usaha. Namun, warga tetap berharap pengendalian bau dan lalat dilakukan lebih optimal sehingga dampak yang dirasakan masyarakat dapat berkurang secara signifikan.
Selain meminta peningkatan pengendalian dampak lingkungan, Pemerintah Kecamatan Kulim juga mengimbau pelaku usaha untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pengurus RT, RW, Kelurahan Sialangrampai, serta pihak kecamatan.
" Langkah tersebut dinilai penting agar setiap persoalan yang muncul dapat segera ditangani melalui dialog dan koordinasi, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat," tutupnya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Sore ini, S
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Masyarakat Sipil Riau Penyokong Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau secara resmi dideklarasikan oleh Joh
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3 HR3604 untuk m
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (11/9), mengatakan Eropa telah mendorong negaranegaranya menuju perang denga
Peristiwa
kabarmelayu.com,SEMARANG Kafilah Provinsi Riau mengawali kemeriahan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Sema
Budaya
kabarmelayu.com,ROHUL Unit Reskrim Polsek Kepenuhan mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah warga di Des
Hukrim
Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak
Pemerintahan
Antisipasi Narkoba, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 17 Pengunjung Tes Urine
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperole
Hukrim