Sabtu, 25 April 2026 WIB

Sekelompok Preman Serang Mobil Kapolres Saat Penertiban PETI di Cerenti Kuansing, Wartawan Terluka

Redaksi - Selasa, 07 Oktober 2025 16:32 WIB
Sekelompok Preman Serang Mobil Kapolres Saat Penertiban PETI di Cerenti Kuansing, Wartawan Terluka
Mobil Kapolres Kuansing yang rusak menjadi sasaran serangan sekelompok preman saat penertiban PETI di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti.(Foto: RA)
kabarmelayu.comKUANSING - Jajaran Polres Kuansing yang dipimpin oleh Kapolres AKBP Raden Ricky Pratidiningrat beserta wartawan diserang sekelompok preman saat melakukan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Buntut dari penyerangan tersebut, mobil Kapolres Kuansing serta mobil Patroli mengalami rusak parah. Seorang wartawan lokal, Ayub Kelana, babak belur dihajar sekelompok preman di lokasi kejadian. Saat ini Ayub mendapat perawatan medis di Puskesmas.

Kepada media Ayub Kelana menuturkan, dirinya hadir langsung bersama jajaran kepolisian guna melakukan peliputan jurnalistik penertiban PETI di Desa Pulau Bayur.

Baca Juga:


Nahas, meski ikut rombongan jajaran kepolisian, Ayub Kelana justru menerima bogem mentah sekelompok preman di Desa Pulau Bayur tersebut.

Baca Juga:

"Saat penertiban PETI itu, saya lagi liputan yang dipimpin pak Kapolres Kuansing. Tiba-tiba ada salah satu oknum preman yang diakui mengenalinya, memprovokasi dan menghasut oknum preman lainnya untuk menyerang saya," tutur Ayub.

Ayub berharap aparat kepolisian untuk mengusut tuntas cara-cara premanisme dan anarkis yang tidak boleh dibiarkan.

"Nanti saya juga akan membuat laporan resmi di kepolisian," singkatnya.

Informasi yang diterima, Bupati Kuansing Suhardiman Amby saat kejadian juga ada berada di lapangan. Hingga berita diterbitkan, belum terkonfirmasi pasti apakah bupati ikut diserang oleh sekelompok preman tersebut.(RA)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polisi Bongkar Penimbunan Solar Subsidi di Kuansing, Disalurkan ke Tambang Ilegal
Pelaku Penikaman Badut di Marpoyan Serahkan Diri ke Polisi
Badut Pengamen di Marpoyan Ditikam, Usus Terburai
P21, Gubernur Riau Abdul Wahid Segera Disidang di Kasus Dugaan Pemerasan
Kasus Pembacokan Mahasiswi di Kampus UIN Suska Riau, Direncanakan Sejak November Lalu
Kondisi Mahasiswi yang Dibacok di Lingkungan Kampus UIN Suska Pekanbaru Berangsur Stabil
komentar
beritaTerbaru