Bobol Rumah Warga, Residivis Pecandu Sabu dan Judol Nyaris DIhajar Massa
kabarmelayu.comPEKANBARU IS, residivis yang baru menikmati kebebasannya Agustus lalu, nyaris babak belur dihajar masa. Dia tertangkap memb
Hukrim
Dua orang pelaku diamankan dalam operasi penindakan yang digelar pada Rabu (5/11/2025) malam di Desa Lubuk Ramo, Kecamatan Kuantan Mudik.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Iptu Yola Yulistia Resi. Operasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penampungan, pengolahan, hingga penjualan mineral dan batubara tanpa izin di kawasan tersebut.
Baca Juga:
"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan," ungkap Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan.
Hasil penyelidikan membuahkan hasil dua hari kemudian. Pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, tim menemukan adanya kegiatan pemurnian logam mineral yang diduga emas di lokasi yang sama. Petugas segera melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan dua orang pelaku berinisial RN dan SS.
Baca Juga:
Selain kedua pelaku, petugas juga menyita dua butir pentolan logam mineral diduga emas serta satu botol cairan merkuri yang biasa digunakan dalam proses pemurnian emas.
Dari pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku menambang emas menggunakan mesin setingkai (alat robin) di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Karya Tama Bakti Mulya, Desa Lubuk Ramo. Hasil tambang tersebut kemudian dijual kepada seseorang berinisial F dengan harga sekitar Rp1,92 juta per gram, mengikuti harga pasar saat transaksi.
"Atas kejadian ini, kedua pelaku beserta barang bukti kami amankan dan dibawa ke Mapolda Riau untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Kombes Ade Kuncoro.
Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.
"Penindakan ini menjadi bukti keseriusan Polda Riau dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan negara," tegas Kombes Ade Kuncoro.
kabarmelayu.comPEKANBARU IS, residivis yang baru menikmati kebebasannya Agustus lalu, nyaris babak belur dihajar masa. Dia tertangkap memb
Hukrim
kabarmelayu.comBANDUNG Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menegaskan pentingnya penguatan daya saing pelaku industri nasional di le
Iptek
kabarmelayu.comJAKARTA Bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dinilai sudah memicu pemiskinan mas
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau mengimbau 4 Kabupaten dan Kota segera menetapkan status siaga bencana Hidrometeorologi.
Lingkungan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah meningkatkan mitigasi bencana di tengah masuknya periode cuaca ekstrem
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) Pekanbaru menjadi pusat distribusi logistik udara untuk bantuan benc
Sosial
kabarmelayu.comINHIL Muhammad Suyuti, S. Pd. I secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupat
Sosial
INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT menerima kunjungan Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito beserta jajaran ke Nege
Pemerintahan
kabarmelayu.comBENGKALIS Non Governmental Organization (NGO) di antaranya Yayasan Gambut bekerja sama dengan Pan Pacific Conservation Foun
Lingkungan
kabarmelayu.comKAMPAR Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar kembali mengalami kenaikan signifikan, Senin (8/12/2025). Posisi elevasi pad
Lingkungan