Senin, 10 Agustus 2026 WIB

Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 di Riau Dimulai, Ini 7 Pelanggaran Prioritas penindakan

Redaksi - Senin, 17 November 2025 13:36 WIB
Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 di Riau Dimulai, Ini 7 Pelanggaran Prioritas penindakan
Operasi Zebra Lancang Kuning 2025.(Foto: Instagram)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Selama 14 hari ke depan, hingga 30 November 2025 mendatang, Direktorat Lalulintas Polda Riau dan jajaran akan menggelar Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 yang dimulai Senin (17/11/2025) hari ini.

Operasi tahunan ini bertujuan menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Provinsi Riau. Operasi dibuka melalui Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum di lapangan Mapolda Riau.

"Sebanyak 967 personel diterjunkan, terdiri dari 122 personel Polda dan 846 personel dari Polres jajaran. Tahun ini, Operasi Zebra mengusung tema terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman dan Nyaman Menjelang Operasi Lilin 2025," kata Kapolda.

Baca Juga:

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa Operasi Zebra 2025 bukan sekadar upaya penegakan hukum, tetapi juga mendorong edukasi keselamatan kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan tingginya angka kecelakaan tahun sebelumnya harus menjadi alarm bagi semua pihak.

Sepanjang 2024, Riau mencatat 2.131 kasus kecelakaan, dengan 446 korban meninggal dunia, 890 luka berat, dan 2.098 luka ringan, serta kerugian material mencapai Rp899,8 miliar.

Baca Juga:

Ada tujuh sasaran pelanggaran yang akan menjadi prioritas penindakan selama operasi berlangsung. Antara lain; berkendara melawan arus, melebihi batas kecepatan, tidak memakai helm SNI.

Selanjutnya, menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur dan berboncengan lebih dari satu orang serta mengemudi dalam pengaruh alkohol

"Setiap hari jalan raya digunakan jutaan orang, tetapi justru di ruang itulah banyak nyawa melayang. Faktor manusia masih menjadi penyebab utama," tegas Kapolda.

Ia meminta masyarakat dan media terus menyebarkan narasi keselamatan di seluruh lapisan, mulai dari keluarga hingga komunitas.

Operasi Zebra tahun ini turut diwarnai dengan program Green Policing Care, sebuah pendekatan kepolisian ramah lingkungan. Melalui penanaman pohon bersama pelajar SMK dan edukasi peduli lingkungan, Polda Riau ingin mendorong kesadaran bahwa keselamatan jalan dan kelestarian alam berjalan seiring.

"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari wujudkan Riau yang aman, nyaman, dan berkeselamatan menjelang Operasi Lilin 2025,"ujar Kapolda.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tabrakan Beruntun di Jalan Pekanbaru-Duri, CPO Tumpah ke Jalan
Sepanjang 2025 Hingga Juli 2026, 18 Nyawa Melayang di Tol Permai
Pemuda yang Terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin Ditemukan Meninggal Dunia Pagi Tadi
Pemuda yang Jatuh dari jembatan Rantau Berangin Diduga Akibat Standing
Bus Hantam Ekor Truk di Tol Permai, 2 Tewas,Belasan Terluka
Personel PJR Polda Riau Evakuasi Korban Laka di Tol Permai
komentar
beritaTerbaru