Kamis, 08 Oktober 2026 WIB

Erdogan Pakai Cara Ini Obati Pasien Corona di Turki

Harijal - Selasa, 24 Maret 2020 07:46 WIB
Erdogan Pakai Cara Ini Obati Pasien Corona di Turki
(REUTERS/Umit Bektas)
Foto: Presiden Turki Tayyip Erdogan

JAKARTA - Pemerintah Turki membeberkan obat yang dipakai selama ini untuk menangani pasien corona. Menurut Menteri Kesehatan Turki, pemerintah menggunakan obat yang langsung dikirim dari China.

"Kami telah membawa obat khusus yang digunakan di China yang diklaim telah berhasil ke pasien perawatan intensif," kata Menkes Tukri Fahrettin Koca pada wartawan dikutip AFP, Selasa (24/3/2020).

"Ini memotong waktu perawatan dari 11-12 hari menjadi empat hari."

Baca Juga:

Meski demikian, sayangnya ia tidak memaparkan apa nama obat yang ua pakai. Namun, China sebelumnya mengumumkan mengobati pasien dengan chloroquine (klorokuin) untuk pasien COVID-19.

Beberapa peneliti mengatakan ada prospek yang besar dari penggunaan obat ini. Meskipun para ilmuan sepakat penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengetahui apakah obat ini efektif dan aman.

Baca Juga:

Berdasarkan data Worldometer pukul 5:00 WIB, Turki mencatat 1.529 kasus positif corona. Belum ada catatan pasien yang sembuh, sementara jumlah pasien meninggal 37 orang.

Berdasarkan data yang sama, secara global, kasus pasien positif corona sebanyak 378.392. Pasien meninggal 16.490 dan pasien sembuh 101.584.

Corona menyebar di 195 negara dan wilayah. Termasuk satu armada internasional, yakni Kapal Pesiar Diamond Princess.

(CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
19 Tahun PPWI, Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
Kecamatan Tenayan Raya dan Lintas Sektor Bagikan Ribuan Masker
Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan
Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba
Dewan Pengurus Korpri Inhil 2026-2031 Dikukuhkan
komentar
beritaTerbaru