Selasa, 06 Oktober 2026 WIB

150 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 di Italia

Harijal - Sabtu, 25 April 2020 11:50 WIB
150 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 di Italia
(AP Photo/Luca Bruno)
Ilustrasi penanganan virus corona di Italia.

JAKARTA- Asosiasi Dokter Italia menyatakan setidaknya 150 dokter meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona atau covid-19 di negara tersebut.

Para dokter yang meninggal merupakan tenaga medis yang terkena paparan langsung saat menangani pasien positif covid-19. Dari data Asosiasi Dokter Italia, kematian tenaga kesehatan menyumbang angka 10 persen dari total kasus pasien meninggal akibat covid-19.

"Di Italia, setidaknya 150 dokter telah meninggal setelah tertular virus corona," bunyi pernyataan perwakilan Asosiasi Dokter Italia, dilansir dari CNN, Jumat (24/4).

Baca Juga:

Merespons angka kematian tersebut, serikat medis Italia ANAAO mengkritik keputusan Pemerintah Italia yang menyetujui pencairan dana stimulus sekitar 25 miliar euro untuk meredam dampak ekonomi dan sosial akibat covid-19.

Menurut ANAAO keputusan tersebut mengecewakan karena penambahan insentif belum mewakili pemenuhan kebutuhan tenaga medis dan warga sepenuhnya.

Baca Juga:

ANAOO menilai perjuangan para tenaga kesehatan melawan 'tsunami' pasien covid-19 selama ini belum mendapatkan apresiasi dan perhatian khusus dari pemerintah.

"Tambahan dana yang diberikan tidak cukup untuk menjamin remunerasi dari semua lembur yang dilakukan antara Februari dan Maret," kata perwakilan ANAOO.

Di Italia, terdapat sebanyak 192.994 kasus positif covid-19. Sebanyak 25.969 orang dinyatakan meninggal dunia dan 60.498 orang dinyatakan sembuh.

Tidak hanya Italia, beberapa negara yang memiliki angka kasus covid-19 yang tinggi juga memiliki angka kematian tenaga medis dengan jumlah tak sedikit. Termasuk di pusat episentrum wabah pertama kali muncul di Wuhan, China, Inggris, Spanyol, maupun Prancis.

Di Indonesia sendiri, Ikatan Dokter Indonesia mencatat sejak Maret 2020 hingga April 2020 tercatat 23 orang dokter meninggal dunia akibat terpapar covid-19, baik pasien yang positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Selain dokter, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga mencatat 11 perawat meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. 

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Bupati Inhil H. Herman Dorong Pembina Pramuka Saling Belajar dan Berbagi Pengalaman
Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis yang Berdampak Bagi Masyarakat Sekitar
Polsek Cerenti Musnahkan Rakit PETI
Kemenkeu Cicil Utang, DBH Migas Siak Justru Anjlok Drastis
Kabut Asap, UPT SDN 011 Desa Baru Batasi Kegiatan di Luar Ruangan
komentar
beritaTerbaru