Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Trump: China Buat Kesalahan Besar, Tutupi Penyebaran Corona

Harijal - Senin, 04 Mei 2020 23:24 WIB
Trump: China Buat Kesalahan Besar, Tutupi Penyebaran Corona
(Foto: Mark Wilson/Getty Images/AFP)
Presiden AS Donald Trump.

JAKARTA - Presiden Donald Trump tetap berkeras jika ia ragu bahwa China sejauh ini menutup-nutupi informasi penting tentang sumber penyebaran virus corona kepada dunia.

Menurutnya, langkah China tersebut sebagai sebuah kesalahan besar yang sangat mengerikan.

"Mereka (China) mencoba menutupinya. Saya pikir mereka membuat kesalahan yang sangat mengerikan," klaim Trump saat diwawancara oleh Fox News seperti dilansir Strait Times.

Baca Juga:

Laporan Associated Press mencatat bahwa Trump dan sejumlah pejabat AS meyakini jika China telah menutupi penyebaran virus corona yang disebutnya berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan. Trump dan para pejabat AS menyebut alasan China menutupi penyebaran corona lantaran untuk memastikan persediaan medis memadai dalam menghadapi pandemi.

Komentarnya itu kian memantik ketegangan antara AS dan China di tengah melonjaknya kasus dan kematian akibat virus corona di Negeri Paman Sam.

Baca Juga:

Senada, Menteri Luar Negeri Michael Popeo mengaku memiliki bukti yang menunjukkan bahwa pandemi corona berawal dari sebuah lab di Wuhan, kendati ia tidak bisa memberikan bukti atas klaimnya.

"Saya bisa memberi tahu Anda bahwa ada sebagian besar bukti bahwa ini (corona) berasal dari lab di Wuhan. Ini bukan pertama kalinya kami menjadi korban yang terpapar akibat kegagalan di lab China," ujar Pompeo kepada ABC This Week.

Pompeo menyampaikan pernyataan tersebut yang diklaimnya sejalan dengan laporan Kementerian Dalam Negeri (DHS).

AS sejauh ini terus menuding China menyembunyikan fakta seputar awal penyebaran corona dari dunia internasional. Di sisi lain, China terus membantah klaim Washington yang terus berkeras bahwa virus corona berasal dari sebuah lab di Wuhan yang bocor.

AS bahkan berkeras ingin mengirim tim penyelidik ke Wuhan untuk menginvestigasi hal tersebut. Namun, Gedung Putih menganggap Beijing tidak menunjukkan sikap kooperatif terhadap investigator internasional.  

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen
Pembukaan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Jadi Primadona
Pekanbaru Target Juara Umum, 70 Kafilah MTQ Riau Ke-44 Dilepas ke Kuansing
TRC 112 Pekanbaru Ditargetkan Tujuh Menit Sampai di Lokasi
24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang
komentar
beritaTerbaru