Kapolsek Bangko Pusako dan Rimba Melintang Beri Kejutan Kue Tumpeng dan Bibit Pohon di Koramil 05/RM
Kapolsek Bangko Pusako dan Rimba Melintang Beri Kejutan Kue Tumpeng dan Bibit Pohon di Koramil 05/RM
TNI/Polri
JAKARTA - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memperpanjang masa penutupan sekolah selama sepekan menyusul peningkatan jumlah kasus baru virus corona (covid-19).
Dilansir dari AFP, Selasa (12/5), Wakil Menteri Pendidikan Korsel menyatakan penundaan tidak dapat dihindari demi menjaga keselamatan siswa.
Sedianya, pelajar dijadwalkan kembali bersekolah pada Rabu (13/5) pekan ini. Namun, Kementerian Pendidikan Korsel memutuskan untuk memundurkan jadwal menjadi Rabu (20/5).
Baca Juga:
Pada awal pekan ini, pemerintah setempat melaporkan lonjakan kasus harian virus corona terbesar sejak sebulan terakhir. Tercatat, terdapat 35 kasus baru sehingga total kasus positif corona di Negeri Ginseng itu mencapai 10.990 orang.
Padahal, selama beberapa hari sebelumnya, kenaikan kasus hanya satu digit dan berasal dari kedatangan warga dari luar negeri.
Baca Juga:
Kenaikan kasus berasal dari klaster baru yaitu kelab malam. Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC), jumlah kasus terkait klaster kelab malam mencapai 86 kasus.
Otoritas pun memutuskan untuk menutup semua fasilitas hiburan malam terutama di sekitar Ibu Kota Seoul.
Pemerintah berupaya untuk melacak ribuan orang yang telah berkunjung ke distrik hiburan Itaewon, termasuk ke beberapa kelab malam gay.
Kendati demikian, banyak pengunjung diyakini ragu untuk melaporkan diri karena stigma yang melekat pada kaum homoseksual.
Pemerintah Korsel sendiri telah memperingatkan potensi gelombang kedua penularan virus corona setelah menemukan kluster dan lonjakan kasus baru dalam satu bulan terakhir. Kenaikan itu terjadi tak lepas dari pelonggaran kebijakan pembatasan sosial.
"Kita tidak boleh menurunkan tingkat kewaspadaan kita mengenai pencegahan penularan pandemi ini. Kita berada dalam perang yang berkepanjangan. Saya meminta semua orang untuk mematuhi tindakan pencegahan dan peraturan keselamatan sampai situasi benar-benar berakhir bahkan meski telah melanjutkan aktivitas sehari-hari," kata Presiden Korsel Moon Jae-in seperti dilansir AFP.
(CNNIndonesia.com)
Kapolsek Bangko Pusako dan Rimba Melintang Beri Kejutan Kue Tumpeng dan Bibit Pohon di Koramil 05/RM
TNI/Polri
HUT TNI ke81, Polsek Bina Widya Hadir Perkuat Soliditas TNIPolri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung dengan penuh khid
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru sukses membawa pulang kemenangan tipis 10 pada pekan keempat menghadapi Semen Padang FC yang dip
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Irjen Pol Arman Achdiat resmi mengemban tugas sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau yang baru usai dil
Hukrim
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengevaluasi hasil pelaporan bulan pertama para operator seluler terk
Iptek
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mendorong pemerintah dan pihak terkait segera membentuk tim terpadu untuk memben
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai mengungkap dugaan praktik penimbunan dan pe
Hukrim