Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Kasus Corona Naik Lagi, Korsel Perpanjang Penutupan Sekolah

Harijal - Selasa, 12 Mei 2020 04:03 WIB
Kasus Corona Naik Lagi, Korsel Perpanjang Penutupan Sekolah
(Lim Hwa-young/Yonhap via AP).
Korea Selatan menunda untuk membuka kembali aktivitas sekolah menyusul kenaikan jumlah kasus corona. Ilustrasi.

JAKARTA - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memperpanjang masa penutupan sekolah selama sepekan menyusul peningkatan jumlah kasus baru virus corona (covid-19).

Dilansir dari AFP, Selasa (12/5), Wakil Menteri Pendidikan Korsel menyatakan penundaan tidak dapat dihindari demi menjaga keselamatan siswa.

Sedianya, pelajar dijadwalkan kembali bersekolah pada Rabu (13/5) pekan ini. Namun, Kementerian Pendidikan Korsel memutuskan untuk memundurkan jadwal menjadi Rabu (20/5).

Baca Juga:

Pada awal pekan ini, pemerintah setempat melaporkan lonjakan kasus harian virus corona terbesar sejak sebulan terakhir. Tercatat, terdapat 35 kasus baru sehingga total kasus positif corona di Negeri Ginseng itu mencapai 10.990 orang.

Padahal, selama beberapa hari sebelumnya, kenaikan kasus hanya satu digit dan berasal dari kedatangan warga dari luar negeri.

Baca Juga:

Kenaikan kasus berasal dari klaster baru yaitu kelab malam. Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC), jumlah kasus terkait klaster kelab malam mencapai 86 kasus.

Otoritas pun memutuskan untuk menutup semua fasilitas hiburan malam terutama di sekitar Ibu Kota Seoul.

Pemerintah berupaya untuk melacak ribuan orang yang telah berkunjung ke distrik hiburan Itaewon, termasuk ke beberapa kelab malam gay.

Kendati demikian, banyak pengunjung diyakini ragu untuk melaporkan diri karena stigma yang melekat pada kaum homoseksual.

Pemerintah Korsel sendiri telah memperingatkan potensi gelombang kedua penularan virus corona setelah menemukan kluster dan lonjakan kasus baru dalam satu bulan terakhir. Kenaikan itu terjadi tak lepas dari pelonggaran kebijakan pembatasan sosial.

"Kita tidak boleh menurunkan tingkat kewaspadaan kita mengenai pencegahan penularan pandemi ini. Kita berada dalam perang yang berkepanjangan. Saya meminta semua orang untuk mematuhi tindakan pencegahan dan peraturan keselamatan sampai situasi benar-benar berakhir bahkan meski telah melanjutkan aktivitas sehari-hari," kata Presiden Korsel Moon Jae-in seperti dilansir AFP.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang
Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB
Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Kemenhan Akui 5 Calon Manajer Kopdes dan KNMP Meninggal Saat Latsarmil
Siap Berlaga, Utusan Bengkalis pada MTQ ke-44 Riau di Kuansing Tuntas Registrasi Ulang
komentar
beritaTerbaru